Para pengunjuk rasa yang diamankan Polisi dibawa ke Polresta Malang Kota dan menjalani rapid test (ist)
Para pengunjuk rasa yang diamankan Polisi dibawa ke Polresta Malang Kota dan menjalani rapid test (ist)

MALANGTIMES - 129 pengunjuk rasa yang menolak Undang Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di depan Gedung DPRD dan Balaikota Malang diamankan oleh Polresta Malang Kota pada Kamis (8/10/2020) malam kemarin. 129 pengunjuk rasa tersebut kemudian langsung dikumpulkan di aula Sanika Satyawada Polresta Malang Kota.

Di situ, mereka kemudian dilakukan rapid test Covid-19. Hasilnya, dari 129 pengunjuk rasa tersebut cukup mengejutkan. 20 orang pedemo hasilnya reaktif.

Baca Juga : Massa Bertahap Kelilingi Bundaran Alun-Alun Tugu Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan

"Setelah rapid tes keseluruhan, 20 orang hasilnya reaktif," jelas Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, Jumat (9/10/2020).

20 pengunjuk rasa yang reaktif tersebut, kemudian dilakukan tindakan lebih lanjut. Yakni dilakukan swab test untuk memastikan pengunjuk rasa itu positif atau tidak.

Bila nantinya hasilnya positif, maka mereka akan segera dibawa ke safe house (rumah isolasi) menjalani isolasi dan rumah sakit guna menjalani perawatan lebih lanjut.

"Jika nantinya positif, maka nantinya mereka langsung dibawa ke rumah isolasi. Tidak ada lagi isolasi mandiri," jelasnya.

Sementara, untuk para pengunjuk rasa yang diamankan lainnya, saat ini masih berada di Aula Santika Satyawada guna menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga : Beredar di Medsos, Ini Isi Telegram Kapolri soal Larangan Demo Buruh

 

"Masih kita tempatkan di sini, untuk diperiksa. Bilamana mereka memang ada yang terbukti terlibat, maka nantinya akan diproses lebih lanjut. Dan bila memang tidak terlibat, maka akan kita buatkan berita acara pemulangan," ungkapnya.

Sebelumnya, Polresta Malang Kota mengamankan 129 orang yang diduga terlibat kerusuhan dalam aksi unjuk rasa di depan Balikota Malang. 129 orang tersebut terdiri dari 124 laki-laki dan lima perempuan. Mereka berasal dari beberapa kalangan, mulai dari mahasiswa hingga para pelajar.