OJK Malang Sebut Perekonomian Malang Raya Baik, meskipun Daya Beli Masyarakat Turun

Oct 02, 2020 19:14
Otoritas Jasa Keuangan (istimewa)
Otoritas Jasa Keuangan (istimewa)

MALANGTIMES - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh di angka 9,98 persen dan deposito mencatatkan angka tertinggi yakni 18,01 persen. Hal tersebut mengindikasikan bahwa perekonomian Malang Raya masih cukup baik.

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri mengatakan bahwa saat ini daya beli masyarakat menurun. Sehingga, para pengusaha memilih untuk mengamankan dana untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan di masa pandemi covid-1. "Mereka ingin mengamankan dana di perbankan. Hal itu membuat angka DPK terus tumbuh," ujar Sugiarto Kasmuri Jum'at (2/10/2020).

Baca Juga : Dau, Surga Flora bagi Para Pecinta Tanaman dengan Harga Terjangkau

Selain DPK, Sugiarto Kasmuri juga mengaku bahwa pertumbuhan juga terjadi di angka kredit di Malang Raya berada di angka 3,7 persen dan lebih tinggi dibandingkan Jawa Timur yang berada di angka -2,8 persen. "Berdasarkan kacamata perbankan, angka kredit tumbuh, menunjukkan perekonomian yang positif. Kalau angka kredit menurun, perekonomian juga ikut turun," terang Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri, Jumat (2/10).

Untuk membuat perekonomian terus bergeliat, Sugiarto Kasmuri mengungkapkan bahwa peran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang cukup besar yakni melalui bantuan sosial (bansos) atau bantuan langsung tunai (BLT) yang sejak covid-19 merambah juga terus digencarkan. "Adanya bantuan tersebut, bisa mempengaruhi daya beli masyarakat. Sehingga, bisa meningkatkan konsumsi di masyarakat. Ini pertanda bagus," pungkasnya.

Disinggung masalah resesi, Sugiarto Kasmuri menjelaskan bahwa Malang Raya kemungkinan tidak terkena dampaknya karena geliat ekonomi masih terus berputar. "Kalau resesi, saya rasa tidak, ya. Kondisi resesi itu benar-benar down. Kalau di Malang Raya ini, kan tidak, kreditnya tumbuh," sebutnya.

Baca Juga : Tumbuhkan Ekonomi, Kpw BI Malang Minta Pemkot Malang Akselerasi lewat APBD

Oleh karena itu, dalam hal ini Sugiarto Kasmuri yakin bahwa pertumbuhan ekonomi Malang Raya masih akan membaik hingga akhir tahun 2020 ini. "Saya rasa masih bisa positif. Karena sejauh ini, terus menunjukkan angka yang positif. Selama angka kreditnya naik, tidak masalah," pungkasnya.

Topik
OJK MalangEkonomi Malang Raya

Berita Lainnya

Berita

Terbaru