Petugas saat melakukan evakuasi jenazah korban tenggelam di Embung Asmaratumbang, Kecamatan Gedangan (Foto: PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Petugas saat melakukan evakuasi jenazah korban tenggelam di Embung Asmaratumbang, Kecamatan Gedangan (Foto: PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sehari setelah dikabarkan hilang karena tenggelam, jenazah Adi Surya Pratama warga Dusun Gunung Sari, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang akhirnya ditemukan, Kamis (1/9/2020) siang.

”Korban baru ditemukan sekitar jam 13.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekarang jenazah masih di puskesmas,” kata Camat Gedangan Yateno ketika dikonfirmasi sesaat setelah jenazah korban ditemukan, Kamis (1/10/2020).

Baca Juga : Kerahkan 2 Penyelam, Proses Pencarian Korban Tenggelam Terkendala Air Keruh

Terpisah, Sekretaris PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Aprilijanto menuturkan jika jenazah korban ditemukan tidak jauh dari titik lokasi kejadian awal korban tenggelam. Yakni di Embung Asmaratumbang, Dusun Gedangan Kulon, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

”Informasinya tadi ditemukan di sekitaran lokasi kejadian, tidak jauh dari TKP (Tempat Kejadian Perkara). Buktinya langsung ketemu, kalau jauh kan biasanya lama,” terang Aprilijanto.

Sekitar 1 jam paska ditemukan, lanjut Aprilijanto, jenazah korban yang dikabarkan sempat dibawa ke puskesmas itu, akhirnya diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dibawa ke rumah duka.

”Saat ini sudah dibawa ke rumah duka, kesepakatan keluarga meminta agar tidak usah dibawa ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang). Informasinya sekarang sedang persiapan untuk dimakamkan,” ujar Aprilijanto.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Adi Surya Pratama dikabarkan tenggelam pada Rabu (30/9/2020) sore. Sesaat sebelum dikabarkan tenggelam, korban bersama 4 orang temannya sempat bermain di tepi embung, sebelum akhirnya remaja 14 tahun itu menaiki rakit yang ada disekitar lokasi kejadian.

Baca Juga : Ini Kronologi Tenggelamnya Remaja di Embung Asmaratumbang Gedangan

Sesaat setelah menaiki rakit itulah, korban terseret aliran air hingga ketengah embung. Lantaran panik, korban akhirnya loncat dari atas rakit. Namun karena tidak bisa berenang, remaja 14 tahun itu akhirnya tenggelam.