Kondisi lahan tebu yang terbakar dan proses pemadaman oleh tim pemadam kebakaran Kabupaten Malang, Rabu (30/9/2020). (Foto: Istimewa)
Kondisi lahan tebu yang terbakar dan proses pemadaman oleh tim pemadam kebakaran Kabupaten Malang, Rabu (30/9/2020). (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Peristiwa kebakaran kembali terjadi. Kali ini lahan tebu milik Wahyudi (45) yang berlokasi di sebelah Perumahan Asrikaton, Desa Meduran, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dilalap si jago merah.

Kebakaran lahan tebu terjadi pada hari Selasa (29/9/2020) malam. Kepala Bidang PPK (Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran) Kabupaten Malang, Goly Karyanto mengatakan bahwa lahan tebu yang terbakar diduga akibat putung rokok.

Baca Juga : Jalin Kerja Sama Media, Pjs Bupati Malang Kunjungi Kantor MalangTimes

 

"Dugaan sementara kebakaran lahan tebu disebabkan putung rokok," ungkapnya ketika dikonfirmasi pewarta, Rabu (30/9/2020).

Goly menuturkan bahwa kebakaran lahan tebu terjadi pada hari Selasa (29/9/2020) malam ketika ada laporan masuk sekitar pukul 18.55 WIB. "Tapi perkiraan kejadian sekitar pukul 18.30 WIB. Tim kita sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 19.15 WIB," ujarnya.

Butuh waktu sekitar 45 menit, tepatnya pada pukul 20.00 WIB, tim pemadam kebakaran Kabupaten Malang dapat memadamkan api yang melalap lahan tebu milik Wahyudi.

Setelah dilakukan pemadaman dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, tim melakukan pembasahan untuk menghindari sumber-sumber api yang akan muncul kembali.

"Dari satu hektare lahan tebu yang ada, sebanyak 25 persen terbakar yang dugaan sementara akibat putung rokok," terangnya.

Dari hasil akhir, disampaikan Goly tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Akan tetapi diperkirakan kerugian material yang dialami Wahyudi sekitar Rp 2 juta.

Baca Juga : Dianggap Aneh, Ini Penjelasan Humas Satgas Terkait Rekap Data Covid-19 di Kabupaten Malang

 

Peristiwa kebakaran ini menambah daftar kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Sebelumnya juga terjadi kebakaran di gudang popok yang berlokasi di Karangploso.

Hal itu pun menjadi salah satu catatan penting tim pemadam kebakaran Kabupaten Malang. Karena peristiwa kebakaran tersebut terjadi lebih dari 26 jam yang mengharuskan tim pemadam kebakaran mengerahkan puluhan anggotanya untuk menjinakkan kobaran api.

Hingga info terakhir tim Labfor dari Polda Jawa Timur turun untuk melakukan pemeriksaan kepada peristiwa kebakaran yang hampir melalap seluruh bangunan gudang popok tersebut.