Atlet muda cabor bulutangkis ketika melakukan latihan (foto dok MalangTIMES)
Atlet muda cabor bulutangkis ketika melakukan latihan (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang melakukan personal branding terhadap atlet berprestasi guna menjaring atlet muda dalam melakukan regenerasi. Hal itu dilakukan sebagai langkah minimal mempertahankan prestasi atlet dan selanjutnya bisa dilakukan pengembangan prestasi.

"Kita lagi mengangkat, mempublish atau mempersonal branding atlet-atlet usia dini. Ini akan kita publish di umum. Akan kita buat suatu audio visual sehingga bisa memotivasi para anak-anak muda menjadi atlet berdasarkan cabang olahraga yang dia suka," ujar Plt Sekretaris Disporapar Kota Malang Eko Syah.

Baca Juga : Persik Kediri Masih Tunggu Kabar PSSI Jelang Laga di Sleman

"Nanti akan kita luncurkan di videotron, gedung-gedung bioskop juga akan kita publish. Jadi gaya life style-nya ini olahraga, untuk menarik anak-anak muda itu. Karena sekarang kita kesulitan untuk atlet usia dini. Nah ini kita lagi membranding atlet-atlet," imbuhnya.

Saat ini, tenis adalah salah satu cabor yang sudah dibuat audio visual untuk merangsang calon atlet muda di Kota Malang. Nantinya, cabor lain akan menyusul agar anak-anak muda di Kota Malang bisa melihat dan mempertimbangkan untuk bisa menjadi atlet. 

"Yang sudah ini baru tenis. Nanti semua cabor yang ada atlet usia dini yang sudah berprestasi lokal maupun nasional akan kita panggil. Kita buat audio visualnya," ujar Eko.

Disinggung mengenai target merekrut atlet, Eko Syah mengatakan, bahwa pihaknya memiliki target untuk memproyeksikan minimal lima atlet berprestasi yang nantinya akan mewakili setiap cabor, baik individu ataupun kelompok. Hal itu dianggap bisa membuat atlet yang lainnya merasa tertantang untuk meningkatkan kemampuannya, sehingga ada persaingan prestasi.

Baca Juga : Minim Fasilitas, KONI Kota Malang Minta Cabor Cari Bapak Asuh

 

"Target saya memang kita akan memproyeksikan mininal 5 atlet untuk bisa mewakili lokal, nasional bahkan internasional. 5 atlet unggulan disetiap cabang olahraga, jadi nanti ada kompetisi internal untuk prestasi setiap atletnya," jelasnya.