Plt Sekretaris Disporapar Kota Malang, Eko Syah (foto dok MalangTIMES)
Plt Sekretaris Disporapar Kota Malang, Eko Syah (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Prestasi olahraga di Kota Malang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sempat menjadi sorotan. Pasalnya, peringkat yang menurun. Namun, hal tersebut tidak mempengaruhi perolehan medali yang didapatkan oleh para atlet di setiap cabang olahraga (cabor).

Hal ini pula yang membuat DPRD Kota Malang, sempat memunculkan usulan agar pemerintah bisa membebaskan retribusi sarana olahraga. Di mana nantinya anggaran yang di plot untuk menyewa sarana tersebut bisa dialihkan untuk pembinaan prestasi atlet.

Baca Juga : Persik Kediri Masih Tunggu Kabar PSSI Jelang Laga di Sleman

Menanggapi usulan DPRD perihal pembebasan retribusi sarana olahraga agar bisa memaksimalkan anggaran untuk pembinaan prestasi atlet, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, mengaku hal tersebut sah-sah saja jika melalui prosedur.

Disporapar sebagai leading sektor yang menaungi sarana dan fasilitas olahraga di Kota Malang mengaku, usulan tersebut masih wajar jika melalui prosedur yang ada yakni meminta izin kepada Pemerintah Kota Malang.

"Terkait dengan pembebasan retribusi (sarana olahraga) sah saja. Tapi harus mengikuti prosedur yang sudah dibuat, yaitu untuk pembebasan retribusi bukan kewenangan di kami untuk melakukan pembebasan. Harus tetap mengusulkan kepada Pemerintah Kota Malang, ke bapak Wali Kota Malang secara tertulis," ungkap Plt Sekretaris Disporapar Kota Malang Eko Syah.

Eko melanjutkan, pihaknya sangat setuju dengan usulan dari DPRD Kota Malang. Terutama pembebasan retribusi sarana olahraga untuk kepentingan dunia olahraga Kota Malang sendiri.

Masih kata Eko, ia mengakui saat ini seluruh cabor sudah memiliki anggaran yang disalurkan melalui KONI Kota Malang. Anggaran tersebut lah yang bisa digunakan untuk pengembangan prestasi atlet.

"Dari semua cabang olahraga, itu kan sudah mendapatkan dana pembinaan maupun pengembangan dari KONI. Nah, dana itu diperuntukkan pembinaan yang berkelanjutan untuk atlet," jelasnya.

 

 

.