Aparat berhasil mengamankan barang bukti uang palsu 100 ribuan sebanyak 536 lebar atau senilai 53,6 juta rupiah
Aparat berhasil mengamankan barang bukti uang palsu 100 ribuan sebanyak 536 lebar atau senilai 53,6 juta rupiah

MALANGTIMES - Jajaran Kepolisian Polres Ngawi berhasil mengungkap jaringan peredaran uang palsu (upal) yang selama ini meresahkan masyarakat. Tidak tanggung-tanggung, upal yang berhasil diamankan mencapai puluhan juta rupiah.

Terbongkarnya kasus peredaran upal ini berawal adanya informasi masyarakat bahwa ada orang yang mengedarkannya. Dari informasi yang didapat, anggota Polsek Pangkur yang dipimpin AKP. Subandi bersama anggota Satreskrim Polres Ngawi melakukan penggrebekan di rumah tersangka Sarkam (61 tahun), warga Dusun Kaligandri Desa Babadan Kecamatan Pangkur pada Rabu, 23 September 2020 sekitar pukul 12.00 Wib.

Baca Juga : Malam Valentine, 8 Pasangan Kena Garuk di Kamar Hotel

Tidak hanya Sarkam, polisi juga turut mengamankan dua tersangka lainnya yang juga lansia, yakni Sumardi (63 tahun) pensiunan ASN/PNS warga Bancong RT 02/01 Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun. Sedangkan satu tersangka lagi adalah saudara perempuan Sarkam bernama Karti (55 tahun), Dusun Kaligandri Desa Babadan Kecamatan Pangkur.

Dari tangan para pelaku, aparat berhasil mengamankan barang bukti uang palsu 100 ribuan sebanyak 536 lebar atau senilai 53,6 juta rupiah. Turut diamankan juga label bendel upal sebanyak 90 biji dan sobekan kertas berisi nomor rekening.

Para pelaku akan dijerat pasal 245 KUHP yang berbunyi barang siapa dengan sengaja meniru atau memalsukan mata uang atau uang kertas yg dikeluarkan oleh bank atau negara dengan maksud menyuruh atau mengedarkan diancam dengan pidana maksimal 15 tahun.

Ketiga tersangka kini sudah mendekam di jeruji besi sel tahanan Polres Ngawi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga : Ini Predikat SAKIP 2019 untuk Pemprov dan Kota-Kabupaten di Jatim

"Pelaku membenarkan dan mengakui perbuatannya telah memalsukan, meniru atau mengedarkan mata uang kertas palsu," ungkap Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP. I Gusti Ananta P., SH, S.Ik., M.H.