Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Operasi yustisi atau penerapan denda administrasi terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dinilai sangat efektif.  Sejak dijalankan pertama pada awal September ini, jumlah denda yang terkumpul sudah mencapai kurang lebih Rp 4 juta.

Kepala Satpol PP Kota Malang Priyadi menyampaikan, dalam satu hari jumlah masyarakat yang terjaring operasi yustisi mencapai puluhan. Bahkan, pernah terjaring lebih dari 100 pelanggar yang tak mengenakan masker dan bergerombol.

Baca Juga : Lantaran Layanan Pendidikan Berbasis IT Ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Raih Prestasi Istimewa

 

Terhadap mereka yang terjaring operasi, langsung dilakukan sidang di tempat. Besaran denda paling besar adalah Rp 100 ribu per orang. "Dan saat ini sudah tercapai sekitar Rp 4 juta sampai Rp 5 jutaan lah. Sekarnag masih didata ulang," kata dia.

Priyadi menyampaikan, pelanggar terbanyak adalah mereka yang nongkrong di tempat-tempat tongkrongan atau kafe. Mereka kebanyakan tak mengenakan masker, bahkan bergerombol dan tidak melakukan jaga jarak. "Kebanyakan di daerah Soekarno Hatta yang melakukan pelanggaran," jelasnya.

Selain memberikan denda administrasi, pelanggar  juga mendapatkan denda sosial. Di antaranya diminta untuk menyapu jalanan hingga menyanyikan lagu kebangsaan.

Priyadi menjeaslkam, operasi yustisi dengan menerapkan denda akan terus dijalankan. Harapannya, masyarakat akan lebih meningkatkan kesadaran dan tidak lagi abai protokol kesehatan.

Sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan, operasi yustisi terlihat efektif lantaran angka penambahan kasus covid-19 di Kota Malang terus mengalami penurunan. Dalam beberapa hari terakhir, penambahan kasus baru tak melebihi 10. "Dan kabar gembiranya lagi, angka kesembuhan kita terus mengalami kenaikan," ucapnya.

Baca Juga : Banyak Generasi Milenial Nganggur dan Tak Mau Berwirausaha, Wagub Jatim Kenalkan Ekonomi Pancasila

 

Sementara itu, berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan tim Satgas Covid-19 Kota Malang pada Minggu (27/9/2020) tercatat kasus penambahan positif covid-19 yang baru sebanyak tiga orang.

Sampai saat ini, tercatat ada 1.767 kasus konfirmasi positif covid-19. Rinciannya, angka kesembuhan mencapai 1.408 orang, 190 orang tengah dirawat, dan 169 orang dinyatakan meninggal dunia.