Tim labfor saat melakukan pemeriksaan di lokasi jatuhnya lift saat pembangunan gedung RSI UNISMA (Doc MalangTIMES)
Tim labfor saat melakukan pemeriksaan di lokasi jatuhnya lift saat pembangunan gedung RSI UNISMA (Doc MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kasus kecelakaan kerja pada proyek pembangunan gedung RSI Unisma yang menewaskan lima orang, kini terus bergulir dalam penyelidikan pihak kepolisian Polresta Malang Kota. Pihak PT Dwi Ponggo, menjadi terperiksa yang dijadwalkan hari ini, Selasa (22/9/2020).

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu membenarkan terkait pihak PT Dwi Ponggo yang sampai saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik.

Baca Juga : Awalnya Diduga Komplotan, 2 Pelaku Pencatut Nama Disparpora Sebut Mereka Korban Juga

"Masih dalam pemeriksaan, dan belum selesai. Waktunya nggak bisa ditentukan (lamanya pemeriksaan). Mau sampai besok juga bisa," ucapnya.

Mengenai pihak yang dipanggil dari PT Dwi Ponggo Seto, dijelaskan Azi Pratas, jika yang bersangkutan merupakan sebagai Direktur dari PT Dwi Ponggo Seto. "Ya Direktur, pemilik PT, untuk namanya belum tahu," jelasnya.

Di situ, petugas menggali lebih jauh perihal proyek tersebut, yang nantinya juga mengarah ke perihal perjanjian kerja dan hal lainnya. Sedangkan terkait prosedur kerja di lapangan, akan digali dari pihak mandor. Mengenai hasil pemeriksaan, kembali lagi pihaknya menegaskan masih belum bisa menjelaskan secara detail perihal hasil pemeriksaan.

"Nantilah karena masih belum selesai," bebernya.

Sementara itu, dari informasi pemeriksaan telah berlangsung sejak siang. Namun sekitar pukul 15.40 WIB, terlihat dua orang masuk ke dalam ruang pemeriksaan unit Pidsus. Sekitar pukul 16.47 WIB, dua orang tersebut kemudian keluar dari ruang pemeriksaan untuk beristirahat. Saat ditanya oleh media ini, keduanya memang membenarkan dari PT Dwi Ponggo Seto. Namun terkait hasil pemeriksaan dan posisinya jabatan, pihaknya masih enggan untuk menjelaskan.

"Nanti dulu, belum bisa komentar, pemeriksaan masih belum selesai," pungkas pihak PT Dwi Ponggo Seto.

Seperti diberitakan sebelumnya, jika pihak PT Dwi Ponggo Seto, pihak yayasan maupun Dirut Rumah sakit Minggu ini akan dipanggil secara berurutan. Setelah hari ini pihak PT dipanggil, Rabu (23/9/2020) besok, dijadwalkan pihak yayasan akan diperiksa.