Desaku Menanti di Kota Malang (foto dok MalangTIMES)
Desaku Menanti di Kota Malang (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang berharap ada kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk penguatan jejaring kewirausahaan bagi warga binaan atau eks klien.

Demi meningkatkan integrasi berbagai layanan sosial di daerah, Dinsos-P3AP2KB berharap ada sebuah kolaborasi lintas OPD untuk meningkatkan komitmen mencapai kinerja yang lebih baik, dan menggalang kekuatan bersama, mengerahkan partisipasi dunia pendidikan dan dunia usaha guna meningkatkan kesejahteraan sosial.

Baca Juga : Manfaatkan Marketplace untuk UMKM, BI Jatim: Harus Didukung Oleh Pelaku Kreatif

"Kewirausahaan itu memang ada, jika mau dapat bantuan itu ada bagi pengusaha yang mau mengembangkan tapi ikut Diskoperindag, tidak ikut kita. Jadi ada kolaborasi lintas OPD," ujar Kepala Dinsos-P3AP2KB, Peny Indriani.

Saat ini, Peny mengaku bahwa pihaknya masih berupaya untuk mencari warga binaan atau eks klien yang ingin berusaha mandiri di tengah pandemi covid-19. "Mudah-mudahan kalau kita menemukan orang mau berusaha nanti saya menghubungi Diskoperindag untuk UKM yang siap dibantu," kata Peny.

Sementara ini, warga binaan Dinsos-P3AP2KB menurut Peny cukup sulit dibina karena mentalitas mereka yang masih cenderung gemar kembali ke jalanan. Padahal Dinsos-P3AP2KB terus berupaya agar warga binaan bisa hidup layak.

Baca Juga : Pulihkan Ekonomi Malang, BI Jatim: Kolaborasi Hasilkan Win-win Solution

"Kalau warga binaan saat ini sulit, jadi saat ini mereka masih kami bina, agar nantinya tidak lagi turun ke jalan dan bisa hidup normal seperti masyarakat lainnya," pungkasnya.