Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang periode 16 September 2020. (Foto : Istimewa)
Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang periode 16 September 2020. (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Memasuki pertengahan bulan, tepatnya 16 September 2020, perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Malang belum menunjukkan adanya penurunan. Terbukti, hingga pukul 14.37 WIB, Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang menyatakan kasus covid-19 kembali mengalami peningkatan sebanyak 5  pasien.

”Dengan adanya penambahan 5 pasien tersebut, membuat jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Malang meningkat menjadi 856 kasus,” kata Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang Aniswaty Aziz.

Baca Juga : Konflik Horizontal Petani Jeruk di Desa Selorejo Dau Memanas, Ini Respons Ketua TPF

 Aniswaty mengaku penambahan 5 pasien tersebut berasal dari 5 wilayah yang berbeda. Yakni dari Kecamatan Pakis, Singosari, Sumbermanjing Wetan, Tumpang, dan Turen. ”Dari kelima wilayah yang saya sebutkan tadi, masing-masing kecamatan mengalami penambahan 1 orang pasien terkonfirmasi positif covid-19,” terang Aniswaty.

Bergeser ke update jumlah pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh, Aniswaty menerangkan bahwa jumlahnya juga mengalami peningkatan. ”Hari Rabu (16/9/2020) ada penambahan 10 pasien (yang dinyatakan sembuh dari covid-19, red),” ungkap Aniswaty.

Tiga dari 10 pasien yang telah sembuh dari covid-19 tersebut, berasal dari Kecamatan Pakis. Sedangkan 7 pasien lainnya tersebar di 7 kecamatan berbeda yang meliputi Bululawang, Ngantang, Singosari, Sumbermanjing Wetan, Tumpang, Turen, dan Wagir.

”Jumlah pasien di Kabupaten Malang yang sembuh dari covid-19 sampai dengan saat ini masih didominasi Kecamatan Singosari dengan 183 orang pasien,” ujar Aniswaty.

Baca Juga : Update Covid-19 Kota Batu Tiga Hari Landai, Kini Masuk Zona Oranye

Sebagai informasi, sampai dengan kemarin (Rabu 16/9/2020), ada 55 pasien covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia akibat terpapar covid-19. Sedangkan pasien yang masih dirawat di rumah sakit ada 7 orang. Kemudian pasien yang menjalani isolasi mandiri ada 47 orang. Terakhir, pasien covid-19 yang dirawat di gedung observasi ada 3 orang.