Putuskan Gantung Sepatu, Arema FC Jadi Klub Terakhir Oh In-Kyun

Aug 23, 2020 16:25
Postingan Oh In-Kyun yang memutuskan untuk gantung sepatu (Instagram Oh In-Kyun)
Postingan Oh In-Kyun yang memutuskan untuk gantung sepatu (Instagram Oh In-Kyun)

MALANGTIMES - Setelah memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama dengan Arema FC pada musim kompetisi Liga 1 2020, Oh In-Kyun membuat pernyataan mengejutkan yakni ingin menjalani kehidupan baru alias pensiun dari dunia sepak bola.

Menapaki karir sepak bola di Indonesia selama satu dekade bukanlah hal mudah bagi pemain asing. Ya, karena budaya, kebiasaan serta bahasa membuat satu penghalang tersendiri yang harus dijalani setiap harinya oleh pemain asing yang ada di Indonesia.

Baca Juga : Jelang Kompetisi, Pemain Arema FC Dihajar Latihan Fisik

Tapi hal berbeda justru ditunjukkan oleh Oh In-Kyun yang datang ke Indonesia mulai tahun 2010 dan bergabung dengan tim PS Bengkulu. Tahun demi tahun dijalani dengan perjuangan ingin mendapatkan tempat di tim utama.

Usahanya pun tak sia-sia, PSMS Medan melirik bakat yang dimiliki In-Kyun yang dinilai bisa menjadi pemain asing handal untuk Ayam Kinantan. Benar saja, berbekal permainan yang ngotot khas Korea Selatan, In-Kyun menjelma sebagai pemain yang mampu bersaing diantara pemain asing lainnya. Berikutnya, tim seperti Persela Lamongan, Persegres Gresik, Mitra Kukar, Persib Bandung dan Persipura Jayapura pernah dibela oleh pemain yang memiliki kaki kidal sebagai andalannya ini.

Terakhir, In-Kyun membela panji Singo Edan pada musim kompetisi Liga 1 2020. Namun kerjasama tersebut tidak berlangsung lama, karena pandemi Covid-19 membuat kompetisi terhenti sehingga ia kembali ke negaranya.

Setelah diputuskan kompetisi untuk bergulir kembali, In-Kyun mencoba berkomunikasi dengan Arema FC melalui agennya yakni Gabriel Budi. Yang diinginkan In-Kyun saat itu hanyalah jaminan mendapat kontrak baru di musim berikutnya karena ia akan melangsungkan pernikahan, sehingga ia masih memiliki pekerjaan yang bisa untuk menghidupi keluarga barunya.

Akan tetapi, nampaknya manajemen Arema FC tidak memenuhi keinginan dari In-Kyun karena dikhawatirkan pelatih baru tak cocok dengan gaya bermainnya. Alhasil, In-Kyun tidak setuju kembali bergabung kembali ke Malang dan memutuskan untuk gantung sepatu.

Keputusan gantung sepatu itu diungkapkan In-Kyun melalui akun Instagram pribadinya dengan menuliskan caption panjang dan beserta foto tim mulai dari ia bergabung dengan tim pertama hingga tim terakhir yakni Arema FC.

"Dari tahun 2010, mulai pulau Sumatera, Jawa, Papua, Kalimantan hampir sepuluh tahun main bola di negara saya sukai. Saya sangat senang dan banyak pengalaman luar biasa saat ada di Indonesia. Banyak kenangan mulai sepak bola dan teman-teman atau orang yang ramai," tulisnya dalam postingan Instagram pribadinya Minggu (23/8/2020).

Baca Juga : Selamat Jalan Coach Djoko Susilo, Pelatih Kawakan yang Banyak Melahirkan Pemain Potensial

"Saya berterimakasih kepada orang selalu mendukung atau bantu saya. Saya jelas bisa di bilang dalam karir sepak bola paling indah dan paling banyak pengalaman saya dapat itu indonesia. Mulai hari ini saya ingin bicara gantung sepatu. Bukan karena saya malas atau apa-apa. Tapi saya harus berpikir second life" hidupan ke dua. Mulai dari PS Bengkulu, PSMS, Persela, Persegres, Mitra Kukar, Persib Bandung, Persipura Jayapura, Arema. Semua team saya tidak bisa lupa. Dan waktu saya bermain selalu main dengan penuh semangat dan hati. Jadi tidak ada satu tim pun saya lupa. Saya selalu berdoa untuk orang dan sepak bola indonesia maju dan sehat terus. Good bye. See you again!," imbuhnya.

 

 

 

 

Topik
Sepak Bola Indonesia Arema in kyun gantung sepatu Oh In Kyun arema

Berita Lainnya

Berita

Terbaru