Petugas kepolisian saat berupaya melakukan evakuasi korban kecelakaan bersama tim medis beberapa saat usai kejadian  (Ist)
Petugas kepolisian saat berupaya melakukan evakuasi korban kecelakaan bersama tim medis beberapa saat usai kejadian (Ist)

MALANGTIMES - Kecelakaan lalu lintas sempat terjadi di halaman Mapolresta Malang Kota pada Sabtu (22/8/2020). Bahkan dua pengendara motor yang terlibat kecelakaan tersebut hingga mengalami luka parah. Namun, hingga saat ini masih belum diketahui identitas dari keduanya.

Kronologis kecelakaan tersebut bermula, ketika salah satu kendaraan berjenis Jupiter MX berputar arah tanpa melihat situasi atau kondisi di belakangnya. Setelah itu, melaju sebuah kendaraan Yamaha Mio yang berjalan dari arah yang sama akhirnya terkaget dengan adanya pengendara tiba-tiba berputar arah. 

Baca Juga : Sudah Tentukan 6 Sasaran, Polresta Malang Gelar Operasi Tumpas Semeru 2020

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, akhirnya kecelakaan pun tak bisa dihindarkan hingga keduanya terpelanting. Salah satu korban pun sempat tak sadarkan diri.

Tak lama, masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut, kemudian langsung melaporkannya ke petugas Unit Laka Lantas yang langsung ke lokasi bersama dengan tim medis dan ambulan. Di lokasi, petugas medis langsung memberikan pertolongan pertama dan kemudian selanjutnya melakukan evakuasi ke rumah sakit.

Sementara itu, petugas unit Laka Lantas Polresta Malang Kota kemudian melakukan olah TKP terkait kronologis ataupun penyebab hingga terjadinya kecelakaan yang cukup parah tersebut.

Namun tenang dulu, kejadian kecelakaan tersebut bukanlah kejadian kecelakaan yang sebenarnya. Kejadian tersebut merupakan gambaran dari adanya simulasi penanganan kecelakaan lalu lintas yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Malang Kota.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution mengungkapkan, simulasi itu guna meningkatkan skill dan mengasah kembali kesigapan, kecepatan dan ketepatan serta kemampuan personil dalam melakukan penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas.

Di situ, personel diharapkan juga mampu dalam melokalisasi TKP hingga nantinya bisa diketahui penyebab terjadinya kecelakaan, apakah ada kelalaian atau tidak.

Baca Juga : Dua Sepeda Bermerek Milik Warga Gadang Regency Dicuri, Si Maling Tak Terekam CCTV

“Simulasi ini untuk merefresh kemampuan dan skill anggota. Ini dimulai tindakan pertama TKP Lakalantas. Selain itu, kegiatan ini juga disesuaikan dengan SOP dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," Minggu, (23/8/2020).

Kegiatan simulasi ini digelar dengan gambaran seperti kejadian nyata kecelakaan agar memang dalam jalannya para anggota bisa mengeluarkan kemampuan dan nantinya benar-benar kembali mendapatkan ilmu dan bermanfaat dalam mendukung tugasnya.

"Tentunya ini kan juga agar mereka bisa tetap ingat dan tidak lupa dalam upaya penanganan kecelakaan. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 140 personel, baik dari jajaran Satlantas maupun jajaran Polsek," pungkasnya.