Apel Kehormatan dan Renungan Suci, di Taman Makam Pahlawan (TMP)
Apel Kehormatan dan Renungan Suci, di Taman Makam Pahlawan (TMP)

MALANGTIMES - Forkopimda Jatim menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sepuluh Nopember, Jalan Mayjen Sungkono, Senin (17/8) pagi dini hari tepat pukul 00.00 WIB. Kegiatan ini sebagai awal dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-75. 

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Turut hadir juga Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, Wagub Emil Elestianto Dardak, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono. 

Baca Juga : Air Mancur di Alun-Alun "Dihiasi" Sampah, DLH Kota Malang Ajak Masyarakat Jaga Bersama

Usai komandan upacara melaporkan kesiapan menggelar apel kepada inspektur, area TMP Sepuluh Nopember berubah gelap gulita karena seluruh lampu dipadamkan. 

Lewat naskah yang dibacakan, Khofifah menyampaikan pahlawan  bangsa yang disemayamkan di TMP Sepuluh Nopember sebanyak 3.580 orang. Terdiri dari TNI, Polri, pegawai sipil, dan pejuang. Selain itu terdapat 83 orang lainnya yang tak dikenal. 

“Begitu pun para pahlawan yang tidak dikenal, nama dan tempatnya, di kota-kota, di dusun-dusun, di lereng-lereng gunung, di lembah-lembah ngarai, dan di dasar-dasar lautan,” kata Khofifah. 

“Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya, atas keridhaan, keikhlasan, dan kesucian pengorbanan para pahlawan dalam mengabdi kepada perjuangan demi kebahagiaan nusa dan bangsa,” lanjut dia. 

Khofifah dan jajaran Forkopimda pun bersumpah dan berjanji, bahwa perjuangan para pahlawan adalah perjuangan mereka juga. 

“Dan jalan kebaktian yang para pahlawan tempuh adalah jalan bagi kami juga. Kami berdoa, semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapat tempat yang sebaik-baiknya,” ucapnya. 

Ditemui awak media usai acara Khofifah mengajak semua warga Jatim, untuk mengikhtiarkan cara agar merdeka dari Covid-19. 

Baca Juga : Musim Hujan Tiba, DLH Kota Malang Jaga Kestabilan TPA Supit Urang

"Jadi bela negara kita, antara lain hari ini kita wujudkan bahwa kita menggunakan masker, menjaga jarak yang aman, cuci tangan dengan air mengalir, dan seterusnya,” kata Khofifah. 

Menurutnya itu bagian dari cara melindungi diri dan melindungi masyarakat. "Ini juga bagian dari cara kita bela negara hari ini,” kata mantan Menteri Sosial tersebut. 

Selain itu Khofifah berpesan membangun persatuan, kesatuan, persaudaraan menjadi penting. Sebab, kemerdekaan harus diikuti dengan bagaimana kedaulatan dan persatuan bisa dijaga, serta keadilan dan kemakmuran bisa diwujudkan. 

“Dan hari ini, kita mengajak semua bagaimana bersama-sama merdeka dari pandemi Covid-19,” pungkasnya.