Penertiban PKL, Bung Edi: Satpol PP Bekerja Mengacu Aturan

Aug 16, 2020 16:26
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. (Foto: Humas Pemkot Malang).
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. (Foto: Humas Pemkot Malang).

MALANGTIMES - Penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Malang terhadap lapak pedagang kaki lima (PKL) warung Cak Tomo di Jl Cibuni beberapa waktu lalu dianggap janggal.

Pasalnya, pemilik warung, Nopi Purwo Irawan merasa apa yang dilakukan oleh petugas Satpol PP saat itu tidak berdasar. Mengingat dirinya sudah berdagang di kawasan tersebut sekitar 12 tahun lamanya dan baru kali ini mendapatkan teguran.

Baca Juga : Soal Penertiban PKL, Sutiaji: Hak Prerogratif Ada di Satpol

Melihat polemik tersebut, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko turut menanggapi hal itu. Selama ini, menurutnya sistem kerja dari Satpol PP Kota Malang telah berdasarkan pada aturan yang tetap.

Secara regulasi, jika memang kedapatan PKL melanggar ketentuan maka memang sudah tugas dari Satpol PP untuk menertibkannya.

"Saya kira Satpol PP bekerja sesuai dengan peraturan daerah. Ada tahapan-tahapan yang dilakukan dan sesuai dengan aturan," ujarnya, saat ditemui di depan Balai Kota Malang, Minggu (16/8/2020).

Berkaitan dengan adanya keluhan dari pihak PKL tersebut, Bung Edi sapaan akrabnya menilai perlu ada klarifikasi yang harus dilakukan. Hal itu, recananya juga telah dipersiapkan pada hari Selasa (18/8/2020) mendatang.

Nantinya, pihak Satpol PP dan pemilik lapak duduk bersama untuk saling memberikan informasi dan klarifikasi. Agar suatu hal atau kejadian yang dianggap janggal bisa terselesaikan.

"Ada langkah-langkah, salah satunya klarifikasi hari Selasa itu nanti. Itu untuk menjelaskan (pihak Satpol PP) supaya betul-betul bisa bekerja dengan baik tapi juga tidak melanggar ataupun nabrak peraturan daerah," jelasnya.

Baca Juga : PKL Jl Cibuni Mengeluh Ditertibkan, Satpol PP Sebut Usulan Warga Sekitar

Yang pasti, menurutnya, dalam proses penertiban lapak PKL yang dianggap melanggar ketentuan memang ada prosedurnya tersendiri. Tidak serta merta menggusur, tapi ada proses mulai dari peringatan dan juga klarifikasi.

"Ada prosedurnya itu, yang tahu itu juga Satpol PP. Tapi ada proses peringatan, ada proses klarifikasi. Di situlah nanti akan diselesaikan antara pihak Satpol PP dan yang bersangkutan," tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya penertiban oleh petugas Satpol PP terhadap warung Cak Tomo di Jl Cibuni itu dilakukan lantaran lapak tersebut dianggap menggunakan fasilitas umum dan menganggu arus lalu lintas. Satpol PP berdalih langkah itu diambil juga karena adanya keluhan dari warga sekitar yang kemudian mengadu, dan akhirnya ditindaklanjuti.

Topik
Berita MalangPenertiban PKL di Kota MalangWakil Walikota Malangviral warung Cak TomoSatpol PP Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru