Oh In-Kyun (atas) dan Matias Malvino (bawah), dua pemain asing yang belum tiba (official Arema FC)
Oh In-Kyun (atas) dan Matias Malvino (bawah), dua pemain asing yang belum tiba (official Arema FC)

MALANGTIMES - Kendala sulitnya warga asing yang masuk ke Indonesia membuat Arema FC harus ekstra bersabar menunggu dua pemain asing yang masih bersedia melanjutkan karir di persepakbolaan nasional.

Hingga hampir tiga pekan lamanya Arema FC berlatih, belum ada tanda-tanda dua pemain asing yakni Matias Malvino dan Oh In-Kyun tiba di Malang, dan bergabung dengan rekannya untuk melakukan latihan.

Baca Juga : Kisah Dendi Santoso yang Bandel Kepada Pelatih Hingga Pertama Kali Naik Pesawat

Ya, sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pemerintah memberlakukan pembatasan masuknya warga asing agar meminimalisir penyebaran Covid-19. Namun nyatanya hal itu juga berimbas pada sepak bola yang akan mulai kembali pada Oktober mendatang.

Arema FC mengaku saat ini sudah berkomunikasi dengan pihak imigrasi terkait warga asing yang bekerja sebagai pesepak bola bisa masuk ke Indonesia. "Kami sudah komunikasi dengan pihak imigrasi. Apalagi ini kan tidak hanya berlaku untuk tim sepak bola tapi juga semua warga asing," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji. 

Karena Oh In-Kyun dan Matias Malvino belum juga tiba di Malang, kini hanya ada Elias Alderte yang sudah bergabung dalam latihan rutin pimpinan asisten pelatih Charis Yulianto. Memang, dari pertama kali pandemi masuk ke Indonesia hingga kompetisi dihentikan, Alderete tidak pulang ke negara asalnya yakni Argentina. 

Kini, Arema FC sangat berharap ada kelonggaran dari pemerintah untuk warga asing yang sudah terikat kontrak kerja dalam sepak bola. Hal itu juga menyangkut kompetisi Liga 1 2020 yang akan segera digulirkan.

Baca Juga : Blak-blakan, Dedik Setiawan Ngaku Sulit Lewati Pertahanan Otavio Dutra dan Andritany

"Cuma kami sudah menyiapkan dan terus bertanya-tanya soal kebutuhan transportasi. Apakah ada relaksasi surat dari imigrasi untuk warga asing di tengah pandemi. Saat ini tinggal menunggu imigrasi membuka untuk warga asing ya langsung mereka berangkat," kata Sudarmaji.