Kondisi massa aksi yang berada di depan Kantor DPRD Kabupaten Malang sedang berdialog dengan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, Kamis (13/8/2020). (Foto: Dok. JatimTimes)
Kondisi massa aksi yang berada di depan Kantor DPRD Kabupaten Malang sedang berdialog dengan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, Kamis (13/8/2020). (Foto: Dok. JatimTimes)

MALANGTIMES - Di tengah pandemi Covid-19, Solidaritas Pelaku Seni Budaya (Solid) Kabupaten Malang menggelar aksi demonstrasi pada hari ini Kamis (13/8/2020) sekitar pukul 11.30 WIB di depan Kantor DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang.

Protokol kesehatan seperti Phishycal Distancing (jaga jarak) juga tidak diterapkan oleh barisan demonstran saat melancarkakn aksinya. Mereka berkumpul bergerombol berkeliling tanpa jarak. Pemandangan itu terlihat saat Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menemui massa di depan gedung dewan. 

Baca Juga : Sebut Jokowi Makin 'Kempes'. Fahri Hamzah: Harus Ada Pejabat yang Berikan Ketenangan

Rupanya, aksi massa itu tidak mengantongi izin dari aparat keamanan. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. Hendri menyatakan bahwa pihaknya tidak menerbitkan surat izin, melainkan melakukan pengamanan agar tidak terjadi tindakan yang tidak diinginkan. "Kita tidak mengeluarkan surat izin Mas," tegasnya ketika dikonfirmasi MalangTimes, Kamis (13/8/2020). 

Sejak awal berjalannya demonstrasi tersebut tidak langsung dilakukan pembubaran massa, melainkan Hendri menuturkan bahwa pengerahan aparat kepolisian guna mengamankan jalannya demonstrasi. "Sementara anggota kami Standby melaksanakan pengamanan di objek. Karena belum ada tindakan anarkis atau membahayakan yang mereka laksanakan," ungkapnya. 

Aparat kepolisian dikerahkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi, sebagai antisipasi tindakan yang tidak diinginkan seperti pengerusakan fasilitas umum. "Pengamanan kita laksanakan untuk antisipasi ada aksi anarkis atau kekerasan terjadi," jelasnya. 

Sebagai informasi bahwa aksi demonstrasi di tengah pandemi Covid-19 tersebut muncul dari keresahan para seniman di Kabupaten Malang yang hampir 6 bulan lamanya tertahan dan tak bisa bekerja akibat Covid-19. 

Banyak juga yang mengeluh bahwa kurang diperhatikannya para seniman oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang selama pandemi Covid-19 yang tengah melanda Kabupaten Malang. 

Dari pantauan media online ini, banyak juga demonstran yang membawa kertas dengan bertuliskan kata-kata yang merupakan keluh kesahnya selama pandemi Covid-19. "Pegiat seni budaya wegah Covid-19, nggarai ruwet penggawean," tulis di salah satu kertas demonstran. 

Sementara itu koordinator aksi, Ki Ardhi Purbo Antono menegaskan bahwa mulai hari ini (13/8/2020) semua menjadi saksi atas diperbolehkannya para seniman untuk bekerja kembali demi mencari rejeki demi kelangsungan hidup di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga : Ditemukan Lutung Jawa Mati Terbunuh secara Keji, Kapolres Malang: No Comment Dulu

"Mulai hari ini, kami seniman menyaksikan, mencatat, dan mengetahui bahwa Pak Bupati (Malang) Sanusi mengijinkan para pengabdi seni, pelaku seni, pemerhati seni untuk berbakti, bekerja mencari rejeki melalui ketrampilan dan kemampuan didalam hal berkesenian," tegasnya ketika sebelum memasuki area DPRD Kabupaten Malang untuk melakukan audiensi.

Ki Ardhi pun mengatakan di tengah para demonstran bahwa telah mendapat dukungan dari Bupati Mang HM. Sanusi untuk kembali bekerja kembali di dunia seni. Dan juga mengajak semua elemen termasuk Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Malang agar turut serta mendukung gerakan para seniman. 

"Ini bukti Bupati (Malang) mendukung. DPR kita minta juga mendukung, bapak aparat (Kepolisian dan TNI, red) monggo nyambut gawe bareng. Seng penting kabeh podo selamet, podo mangan (mari kerja bersama, yang penting semua selamat, semua bisa makan)," ujarnya. 

Aksi demonstrasi yang juga sempat menutup ruas jalan depan DPRD Kabupaten Malang ini, terus dilakukan pengamanan oleh aparat kepolisian demi menghindari tindakan yang tidak diinginkan.