ASN Kota Batu saat berjemur di taman Balai Kota Among Tani. (Foto: istimewa)
ASN Kota Batu saat berjemur di taman Balai Kota Among Tani. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Menggunakan masker merupakan salah satu protokol kesehatan yang harus dipatuhi di tengah pandemi covid-19, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu. Jika ketahuan tidak menggunakan masker, mereka siap-siap mendapatkan surat peringatan (SP) hingga sanksi penurunan pangkat. 

“ASN secara tidak langsung menjadi contoh bagi masyarakat, sehingga ASN harus disiplin akan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker saat keluar rumah,” tandas  Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Baca Juga : Gerakan 2 Juta Masker, Bupati Sanusi Tegaskan Seluruh ASN Harus Gunakan Masker

Ia menambahkan, jika mendapati ASN saat bertemu tidak menggunakan masker, akan dijatuhkan  SP 1. Lalu saat didapati bertemu lagi tidak pakai masker, akan turun SP 2 dan berkelanjutan.

“Ya sampai SP 3. Kalau sudah SP 3, siap-siap turun pangkat. Saya akan memberikan SP jika bertemu tidak menggunakan masker di luar kantor,” ucapnya.

Menurut Dewanti, kedisiplinan dalam bermasker perlu diterapkan oleh ASN supaya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Karena itu, ASN  tidak hanya di dalam kantor menggunakan masker, tetapi jika saat di luar kantor. 

“Apa susahnya menggunakan masker. Tinggal pakai masker saja. Masker juga untuk melindungi diri sendiri dan keluarga di rumah. Ketika bertemu dan berbicara,  kita tidak tahu mereka ini membawa virus atau tidak sehingga penting pakai masker,” ungkap  politisi PDIP ini.

Tindakan tegas itu akan dilakukan lantaran wali kota tidak ingin ada ASN maupun warga yang terkonfirmasi aktid covid-19. “Sampai sekarang masih sering menjumpai orang tidak pakai masker. Contohnya saat saat melewati rumah makan. Di sana terdapat pelayan yang tidak pakai masker. Langsung saya tegur,” ujar Dewanti.

Baca Juga : Kota Batu Segera Miliki Uji Kir Sendiri, Rencananya Dibangun di Kelurahan Dadaprejo

Bahkan wali kota siap menutup rumah makan dan sebagai jika tidak menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Hal ini dilakukan Dewanti agar Kota Batu bisa masuk dalam zona hijau dan tidak ada lagi kasus positif covid yang bertambah.