Pria Berusia 100 Tahun Masih Bisa Punya Anak, Kisah Ini Contoh Keyakinan pada Takdir Allah

Aug 11, 2020 07:54
Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Dalam dunia medis, usia produktif seseorang bisa terbatas. Rata-rata perempuan bahkan mengalami menopause atau kehilangan kesuburan pada usia 50-an tahun. Sementara di usia tertentu, para pria juga mengalami andropause atau penurunan produksi hormon khusus reproduksi. 

Meski demikian, Allah juga memiliki kuasa tak terbatas. Yang disebut tidak mungkin pun bisa mungkin jika Allah berkehendak. Termasuk memiliki momongan ketika si laki-laki berusia 100 tahun dan perempuan sekitar 90 tahun. 

Baca Juga : Kurus Tak Bisa Makan sebab Selalu Memikirkan Muhammad, Pria Ini Jadi Penunggu Pojok Masjid

Kisah ini banyak diceritakan kembali sebagai teladan atas keyakinan terhadap takdir Allah serta kegigihan berjuang dan berdoa. Adalah cerita kelahiran Nabi Yahya, sosok yang sangat dinantikan oleh Nabi Zakaria dan istrinya. Selama berpuluh-puluh tahun, Nabi Zakaria menantikan kehadiran anak yang bisa melanjutkan perjuangannya di jalan Allah SWT.

Nabi Yahya pada akhirnya lahir saat Nabi Zakaria berusia sudah sangat tua, yaitu 100 tahun. Ternyata ada rahasia besar di balik kelahiran Nabi Yahya disaat usia Nabi Zakaria dan istrinya sudah sangat tua. Rahasia itu tak lain adalah kegigihan Nabi Zakaria untuk senantiasa berdoa dan meminta agar diberikan keturunan oleh Allah SWT.

Ustadz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, Nabi Zakaria menikah diusia 30 tahun dan istrinya berusia 20 tahun. Istri Nabi Zakaria ternyata mandul. Sejak menikah, Nabi Zakaria terus berdoa untuk diberikan keturunan.

10 tahun pertama Nabi Zakaria belum dikaruniai anak, dan ia terus memanjatkan doa yang sama. Hingga 70 tahun berlalu, barulah doa Nabi Zakaria dikabulkan oleh Allah SWT. Saat itu Nabi Zakaria berusia 100 tahun dan istrinya berusia 90 tahun.

Kisah Nabi Zakaria tertulis dalam QS Maryam ayat 1 sampai 10. Di dalamnya dijelaskan jika Nabi Zakaria tetap berdoa kepada Allah SWT meski usianya sudah 100 tahun. Saat itu Nabi Zakaria tetap berdoa dan tak menyerah meskipun usianya sudah sangat tua. Nabi Zakaria berdoa agar mendapatkan anak yang bisa mewarisi apa yang telah ia dapatkan untuk melanjutkan ajaran Allah SWT.

Karena kesabarannya, maka Nabi Zakaria mendapatkan anak laki-laki. Ke dua, Allah SWT memberikan nama Yahya untuk anak Nabi Zakaria tersebut.

Mendengar kabar itu dari Malaikat Jibril, Nabi Zakaria kaget dan berkata, "Wahai Jibril, bagaimana aku mendapatkan anak laki-laki. Sementara istriku mandul. Bagaimana aku mendapatkan anak laki-laki, sementara saya sudah sangat tua."

"Begitulah hai Zakaria Tuhanmu berfirman," jawab Malaikat Jibril.

Baca Juga : Pohon yang Rimbun Masuk Islam Usai Dapat Berita Kenabian Muhammad dari Seorang Pendeta

Nabi Zakaria pun kemudian sangat bahagia akan kabar gembira itu. Kemudian Nabi Zakaria meminta tanda-tanda istrinya hamil.

Kemudian Malaikat Jibril sampaikan jika tanda-tanda istrinya hamil adalah hilangnya suara Nabi Zakaria secara tiba-tiba selama tiga hari.

Selanjutnya Pada QS Al-anbiya ayat 89 sampai 90 yang isinya juga bercerita tentang Nabi Zakaria menjelaskan jika Nabi Zakaria terus berdoa kepada Allah SWT. Karena kesabarannya, maka permintaan itu diterima, dan Nabi Zakaria dikaruniai anak laki-laki bernama Yahya.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan jika ada keistimewaan yang diberikan melalui istrinya, yaitu istrinya yang mandul menjadi bisa hamil dan kuat saat sudah berusia tua. Dalam beberapa riwayat juga disebutkan jika istri Nabi Zakaria adalah sosok yang sangat pemarah, kemudian menjadi baik atas kehendak Allah SWT.

Nabi Zakaria juga dijanjikan sosok anak yang sholeh sekaligus akan menjadi Nabi bagi kaum muslimin. Hingga pada akhirnya Nabi Yahya lahir dan menjadi penerus Nabi Zakaria dalam mensyiarkan ajaran Allah SWT.

Kisah Nabi Zakaria itu tentu menjadi salah satu pelajaran berharga bagi umat muslim untuk selalu bersabar. Karena semua doa akan dikabulkan, asalkan terus bersabar kepada Allah SWT.

Topik
Nabi Yahyakisah nabi yahyaNabi ZakariaUstadz Khalid Basalamahkajian islami

Berita Lainnya

Berita

Terbaru