Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo (foto dok MalangTIMES)
Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo menyebut mundurnya Mario Gomez dari kursi kepelatihan Arema FC tak membuat perubahan yang berarti. Bahkan ia menganggap tim Singo Edan masih menjadi satu tim yang patut diwaspadai di Liga 1 2020.

Meski nama besar Joko Susilo berawal dari Arema, baik masih menjadi pemain ataupun saat meniti karir di dunia kepelatihan, Gethuk-sapaan akrab Joko Susilo saat ini berlaku profesional karena dirinya adalah pelatih kepala Persik Kediri. "Kalau untuk urusan teknis tim saya no comment, karena saya adalah lawan saat ini," ucap Gethuk belum lama ini.

Baca Juga : Joko Susilo Yakin Mantan Pemainnya Bisa jadi Pelatih Berkualitas

Saat disinggung mengenai mundurnya Mario Gomez karena tak cocok dengan kebijakan rekontrak, Gethuk mengatakan bahwa hal tersebut tak banyak mempengaruhi performa Arema FC sebagai tim besar di Indonesia.

"Sebenarnya tidak terlalu (berpengaruh) ya, masih ada coach Charis, coach Kuncoro dan coach Singgih disana. Saya yakin mereka mampu dengan kemampuan nya," ujar Gethuk.

Menurut pelatih yang sudah 25 tahun membela panji Singo Edan ini, tiga asisten pelatih Arema FC yakni Charis Yulianto, Kuncoro dan Singgih Pitono sangat paham dengan karakter Arema berikut dengan pemainnya. Bahkan saat ini mereka juga masih ditunjang pelatih kiper asal Brasil yakni Felipe Americo yang tetap bertahan.

Baca Juga : Tak Bisa Minimalkan Kontak Fisik, Dokter Tim Arema Lakukan Pemeriksaan Berkala

"Yang jelas hanya masalah situasi dan waktu saja. Tapi Arema tetap Arema, sudah sampai sini saja," jelas Gethuk yang tak ingin lagi disinggung mengenai Arema FC mengingat ia kini adalah pelatih kepala dari Persik Kediri.