Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Dalam berbagai riwayat disebutkan, Rasulullah SAW memiliki banyak sahabat yang luar biasa. Para sahabat itu dikarunia kecerdasan, kedermawanan, hingga kekuatannya. Salah satu sahabat yang ternama adalah Abdurrahman bin Auf, yang disebut sebagai seorang sahabat yang sangat kaya raya.

Ustadz Adi Hidayat dalam sebuah kajian menyampaikan, Abdurrahman bin Auf saat perintah berhijrah memilih turut serta dengan Rasulullah SAW. Ia berangkat ke Madinah hanya membawa pakaian saja. Saat itu, Abdullah bin Auf hijrah ke Madinah dengan tidak membawa istrinya karena istrinya memilih tetap tinggal di Makkah.

Baca Juga : Tiru Cara Bisnis Rasulullah SAW Agar Sukses, Simak Kiat Sederhana yang Bisa Diteladani

Sampai di Madinah, ia disambut oleh orang-orang Madinah. Begitu luar biasa kebaikan orang-orang Madinah.

Abdurrahman bin Auf, sosok yang kaya raya di Makkah jatuh miskin. Saat di Madinah, ia disambut oleh orang terkaya di Madinah. Percakapan antara keduanya pun terjadi.

Saat itu, orang kaya Madinah berkata, “Saudaraku yang mulia, saya dengar Anda sebelumnya kaya, jatuh fakir. Kalau ingin kaya lagi, ambil setengah kekayaan saya.”

Maka Abdurrahman bin Auf menjawab, “Semoga Allah memberi kebaikan melimpah kepada Anda.”

Abdurrahman bin Auf yang telah mendapatkan pendidikan dari Rasulullah SAW tak menerima tawaran tersebut. Meski sebelumnya hidup berkecukupan, Abdurrahman bin Auf memilih untuk berjuang sendiri.

Saat itu juga, Abdurrahman meminta untuk ditunjukkan pusat perdagangan. Maka Abdurrahman bin Auf menuju ke pasar.

Baca Juga : Kisah Lelaki Tunadaksa yang Ibadahnya Dinilai Terbaik oleh Allah SWT

Tak ada modal berupa uang yang ia pegang saat itu. Maka Abdurrahman menjadi perantara penjualan kambing. Dia mencari penjual kambing dan meminta izin untuk memasarkan itu. Dengan metode yang diberikan Rasulullah SAW, maka Abdurrahman memulai usahanya tersebut.

Namun dalam riwayat lain disebutkan jika awal mulanya Abdurrahman bin Auf mendapatkan modal dengan Cara meminjam dari kaum anshor. Hingga pada akhirnya ia bisa berdagang dan berbisnis sampai sukses dan menjadi orang yang begitu kaya di Madinah.

Selama tiga bulan, Abdurrahman langsung menjadi orang terkaya ke tiga di Madinah. Dia tetap berusaha meskipun tak bermodalkan uang pada awalnya.

Setelah satu tahun, Abdurrahman bin Auf menjadi orang paling kaya di Madinah. Dia pun menjadi sahabat yang sangat mencintai Rasulullah SAW. Hartanya selalu ia sedekahkan untuk jalan Allah SWT.