Gustaav Roike Turangan. (Foto: rully/malangtimes)

Gustaav Roike Turangan. (Foto: rully/malangtimes)


Editor


MALANGTIMES –  Indonesia memiliki warisan budaya yang wajib dilestarikan, agar tak sampai dicuri bangsa asing. Beragam budaya Nusantara selalu menarik diperbincangkan.

Namun, menurut salah seorang pendiri Lensa Pagi, Gustaav Roike Turangan, untuk menghargai budaya, tidak cukup dengan mendiskusikannya saja, harus ada action nyata melestarikannya. Pria yang akrab disapa Oi Abadi ini, memilih dokumentasi foto sebagai upaya konservasi budaya.

“Kamera digital dan gadget bukan lagi barang mewah. Hampir setiap orang punya, kenapa tidak dipakai mendokumentasikan beragam momen kegiatan budaya, karena fotografi bisa menjadi media konservasi budaya yang efektif, dapat mendokumentasikan fakta sejarah budaya sekaligus menjadi media promosi,” ujarnya.
 
Keseriusan Oi menaruh perhatian terhadap budaya sangat tinggi. Ia pun berencana mengadakan pameran foto bertema Budaya Nusantara. Oi bersama komunitas Lensa Pagi (LEGI), mengajak seluruh masyarakat terlibat langsung memberikan karya foto terbaiknya untuk dipamerkan pada 17 Agustus mendatang.
 
“17 Agustus mendatang, saya bersama komunitas LEGI, akan menggelar pameran foto seni budaya. Kami membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk ikut memamerkan foto terbaiknya, supaya potensi seni budaya nusantara dapat terekpose lebih luas,” imbuhnya.
 
Oi berharap, pameran foto tersebut menjadi suguhan menarik yang mendidik generasi muda mencintai warisan budaya.
 
“Banyaknya pertunjukan seni budaya di Malang Raya menjadi momen tepat hunting foto, semoga dapat angle bagus, layak diekspose, dan ideal digunakan sebagai media pembelajaran,” pungkasnya.

Tag's Berita

End of content

No more pages to load