Rektor UIN Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg. (Foto: Humas)
Rektor UIN Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg. (Foto: Humas)

MALANGTIMES - Dua bulan lagi, tepatnya 22/10/2020, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menginjak umur ke 59. Untuk menyambut dies natalis ini, Rektor UIN Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg mengajak seluruh warga dan civitas academica untuk terus melakukan revolusi.

"Meski di era pandemi, jangan sampai menyurutkan niat dan ketulusan hati untuk melakukan perubahan yang lebih baik untuk kampus tercinta ini," ucapnya.

Baca Juga : FKIK UIN Malang Luluskan Dokter Muda Angkatan Pertama

Nah, di masa pandemi ini, perubahan yang bisa dilakukan tidak hanya di bidang informasi dan teknologi saja. Kata dia, saat ini akademisi harus lebih memperhatikan masyarakat.

Menurutnya, masyarakat memerlukan uluran tangan dari para akademisi dengan sebisa mungkin untuk melakukan inovasi melalui riset nyata. Ia menegaskan, tri dharma perguruan tinggi harus terus dilakukan. Untuk itu, UIN Malang mengadakan program UIN Mengabdi 2020.

"Maka kami adakan program UIN Mengabdi 2020 agar para dosen terjun langsung ke masyarakat untuk survei sekaligus riset. Apa yang dibutuhkan masyarakat bisa dibantu untuk mencarikan solusinya sesuai disiplin keilmuan masing-masing," terangnya.

Salah satu tantangan civitas mewujudkan UIN Malang menuju Smart Campus. Tentunya, tak hanya tenaga IT yang perlu disiapkan, tetapi juga SDM lain, seperti dosen dan karyawan yang mumpuni serta smart.

"Begitu besarnya tantangan kampus ini ke depan membuat para pimpinan dan sivitas akademik UIN Malang tidak bisa terlena dan duduk enjoy di kursi kerjanya masing-masing," tuturnya.

Baca Juga : Nadiem Makarim Mengaku Sedih Dilaporkan Komnas HAM

Ia mengimbau agar semua warga kampus terus berupaya meningkatkan etos kerjanya sesuai dengan tupoksinya, serta tetap menjalankan protokol kesehatan saat bekerja.

"Jadikan dies natalis sebagai momen penting untuk evaluasi sekaligus menjadikan UIN Malang semakin maju dan berdaya saing tinggi," pungkasnya.