Ribuan warga Kelurahan Bunulrejo saat turut serta meramaikan Festival Menari Tari Bapang tahun 2019 lalu. (Foto: Instagram @siswantiyuke).
Ribuan warga Kelurahan Bunulrejo saat turut serta meramaikan Festival Menari Tari Bapang tahun 2019 lalu. (Foto: Instagram @siswantiyuke).

MALANGTIMES - Tahun lalu festival menari Tari Bapang di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dilangsungkan dengan menghadirkan 1.000 warga yang ikut flashmob secara serentak. Namun kali ini, festival itu akan dilaksanakan berbeda, yakni secara virtual. 

Agenda tersebut sebagai salah satu bentuk memeriahkan perayaan HUT Ke-75 RI  yang digelar di tengah pandemi covid-19.

Baca Juga : Sukses Cover Dance Lathi, #DidikNiniThowok Trending Twitter, Lihat Aksinya Keren Banget!

Lurah Bunulrejo Yuke Siswanti menyampaikan, kegiatan Tari Bapang  itu bagian dari kreativitas warganya. Karena mendulang kesuksesan tahun 2019 lalu, maka kali ini dengan semangat membangun nasionalisme, festival Tari Bapang digelar secara virtual.

"Sekaligus menbangun budaya dengan Tari Bapang. Semoga festival ini dapat bermanfaat dan dapat diikuti oleh semua warga Kota Malang," ujarnya.

Tak hanya itu. Per hari ini (Kamis, 6/8/2020) Kelurahan Bunulrejo mencanangian dua kampung edukasi. Yaitu kampung edukasi seni dan tari serta kampung edukasi buah-buahan dan rempah.

Kampung edukasi seni dan tari itu terbagi di beberapa RW, yakni RW 3, 4, 5 dan 6. Warga di wilayah tersebut memang banyak berprofesi pelaku seni yang mumpuni dan layak untuk dikembangkan.

"Di sini juga memiliki beberapa lokasi yang dapat menampilkan geliat seni warga sehingga saya mencanangkan menjadi kampung edukasi seni dan tari. Contoh semangat warga dalam mengikuti flashmob Tari Bapang. Cukup aktif dan antusias, sehingga potensi kampung edukasi ini akan menjadi spot wisata menarik bagi Kota Malang," imbuhnya.

Sedangkan kampung edukasi buah-buahan dan rempah terdapat di wilayah RR R RW 19 Kelurahan Bunulrejo. Yuke menilai, pengembangan potemsi di Perumahan Bunulasri yang menjadi dorongan untuk pencanangan pusat edukasi buah dan rempah.

Baca Juga : Hadirkan Ridwan Kamil, Sukarno Festival Dorong Kelahiran Tokoh Pemuda Baru

"Ini juga bagian dari cerita membangun sejarah 1.085 tahun Bunulrejo yang merupakan taman yang indah. Begitu cerdasnya ide ini dibangun dalam membuat kampung edukasi. Salut untuk 
warga RT 4 RW 19 Bunulrejo," tambahnya.

Dengan terealisasinya ide-ide kreatif dan penguatan budaya di lingkungan masyarakat itu, Kelurahan Bunulrejo mendorong semua kelembagaan, baik di tingkat RT dan RW, untuk dapat mengembangkan potensi lain di wilayahnya.

"Seperti halnya pengurus Kampung KB Mbois Bunulrejo telah bergerak untuk kemajuan wilayah Kelurahan Bunulrejo sehingga akan dapat membangun sebuah ekosistem ekonomi kreatif dan semua itu untuk manfaat bagi warga sendiri," tandas Yuke.