Screenshot jual beli data (istimewa)
Screenshot jual beli data (istimewa)

MALANGTIMES - Data pribadi nasabah lembaga pembiayaan produk multiguna motor, mobil, dan white goods Kredit Plus  diduga bocor lalu dijual bebas secara online. Data itu dijual secara online melalui forum underground.

Dilansir dari raidforums.com, per data tersebut dijual 10 sampai 50 Euro. Jika dirupiahkan sekitar Rp 172.918 hingga Rp 864.591. Bahkan disana tertera sangat jelas dan lengkap seperti alamat email, nama, data KTP, jenis kelamin, nomor telepon, tanggal lahir, alamat, data pekerjaan, data keluarga, hingga kata sandi hash.

Baca Juga : Donald Trump Segera Haramkan TikTok di AS, Khawatir Data Nasional Dicuri

Dilihat dari kelengkapan data tersebut, tentunya akan sangat berbahaya jika diketahui oleh pelaku kriminalitas yang memanfaatkan data tersebut untuk kejahatan di bidang pembiayaan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui dari mana data yang diduga milik Kredit Plus itu didapatkan oleh salah satu website tersebut. Padahal, Kredit Plus sudah memiliki ribuan nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan hal itu bisa jadi akan menimbulkan keresahan tersendiri bagi masyarakat yang saat ini sudah tercatat sebagai nasabah  Kredit Plus.

Juga belum ada keterangan resmi dari Kredit Plus terkait dugaan  kebocoran data yang saat ini bisa dijual bebas secara online itu.