ilustrasi. (Foto: googleimgae)

ilustrasi. (Foto: googleimgae)


Editor


MALANGTIMES - Banyaknya timbunan sampah plastik dapat menurunkan kualitas tanah. Kondisi ini banyak ditemui di daerah kawasan padat penduduk seperti Kota Malang.

Menurut Roni Kuncoro, Kasi Kebersihan dan Retribusi Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, penurunan kualitas tanah terjadi setiap tahun di wilayah Kota Malang. 

Salah satu penyebabnya adalah timbunan sampah yang terus ada dan selalu bertambah. Hal ini menyebabkan susahnya memanfaatkan tanah sebagai media tanam.

"Sekarang mau menanam apa saja jadi susah, di tingkat kedalaman tanah tertentu, sudah banyak sampah yang tertimbun sejak bertahun-tahun lalu," ujarnya, Selasa (27/10/2015).

Roni juga menambahkan hingga saat ini, jumlah sampah plastik di Malang sudah mencapai 17 persen dari total seluruh timbunan yang ada. 

DKP Kota Malang sendiri berhasil mengumpulkan 115 ton sampah plastik setiap harinya. Namun, secara keseluruhan sampah organik tetap mendominasi sampah yang ada.

"Secara keseluruhan, timbunan sampah terbanyak masih tetap sampah organik yang berasal dari sampah dapur rumah tangga ataupun makanan lainnya," tutupnya. (*)

End of content

No more pages to load