Kapolsek Karangploso, AKP Prayitno menunjukan barang bukti.(foto: muhammad agus salim/malangtimes)
Kapolsek Karangploso, AKP Prayitno menunjukan barang bukti.(foto: muhammad agus salim/malangtimes)

MALANGTIMES - Anwar Effendi (40), Mantan anggota kepolisian berpangkat Bripka yang pernah bertugas di Polres Batu dijebloskan ke penjara karena melakukan penipuan.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Anwar telah melakukan penipuan kepada Sugiono dengan berkedok menjadi anggota kepolisian aktif berdinas di Polda Jatim, yang bisa memasukan orang menjadi CPNS di instansi Kepolisian.

"AF mengaku anggota kepolisian yang aktif dan bisa memasukan menjadi CPNS di instansi Kepolisian dengan penempatan di Samsat Karangploso," ujar Kapolsek Karangploso AKP Prayitno, Senin (26/10/2015).

Sugiono, yang akan memasukan keponakannya menjadi CPNS tergiur dengan tawaran tersebut. Tanpa pikir panjang, pada bulan Juli 2015 Sugiono menyerahkan uang sebesar Rp 9 juta kepada Anwar agar keponakannya bisa menjadi CPNS.

Sugiono percaya karena Anwar bersedia membjuat kuitansi bermaterai sebagai bentuk perjanjiannya.

Namun, setelah sekian lama tak ada hasil yang dijanjikan, pada bulan Oktober, Sugiono melapor kepada Polsek Karangploso, dan selang beberapa hari anggota Polsek Karangploso berhasil meringkus mantan kepolisian Polres Batu yang telah di pecat pada tahun 2007 silam di rumahnya.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

"Kami menangkap tersangka di kediamannya kelurahan Dinoyo, dan berhasil menemukan barang bukti berupa ikat pinggang kepolisian dan seragam yang digunakan tersangka untuk memperdayai korban, dan kedua barang bukti tersebut tidak sama seperti yang aslinya," terangnya, Senin (26/10/2015)

Tersangka merupakan mantan anggota Kepolisian di Polres Batu berpangkat Bripka yang telah dipecat akbiat indisipliner pada tahun 2007 lalu. Akibat perbuatannya, tersangka terancam pasa 378 tentang penipuan dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

AKP Prayitno berpesan kepada msyarakat agar tidak mudah percaya dengan PNS ataupun polisi yang menjanjikan sesuatu. "Kalau ada hal seperti itu, agar langsung melakukan pengecekan di Mapolsek terdekat," himbaunya. (*)