Pasar Besar  Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Pasar Besar Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Nasib Pasar Besar Kota Malang hingga kini belum menuai kejelasan. Setelah kejadian kebakaran besar di tahun 2016 silam, rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk melakukan revitalisasi urung dilaksanakan.

Lagi-lagi, hal itu masih terkendala perjanjian kerja sama (PKS) dengan pihak ketiga yang dalam hal ini pihak Matahari Department Store hingga 2034 belum juga ada titik temu.

Baca Juga : Urung Benahi Empat Pasar, Diskoperindag Kota Malang Revitalisasi Dua Pasar

Hal ini disoroti oleh anggota dewan, yang mana Pemkot Malang diharapkan bisa segera merampungkan urusan kerja sama tersebut. Sehingga, kondisi Pasar Besar tak lagi terkatung-katung dan bisa segera direalisasikan terkait pembenahan ataupun pembangunan total.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, hingga saat ini progres berkaitan dengan revitalisasi Pasar Besar masih dalam tahap negosiasi dengan pihak Matahari Department Store.

"Pasar Besar kami masih negosiasi, apakah nanti ada pemutusan kontrak dan dibangun total atau seperti apa. Mudah-mudahan itu bisa diselesaikan, PKS nya akan kita tata," ujarnya saat Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Jawaban Walikota atas Pemandangan Umum Fraksi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Kamis (16/7/2020).

Keinginan Pemkot Malang nampaknya juga ingin agar Pasar Besar bisa dibangun total. Mengingat kondisi pasar yang juga terus dikeluhkan oleh pedagang. Namun, untuk hal itu pihaknya tetap harus menunggu kesepakatan dari pihak Matahari Department Store.

"Nah itu dia deal apa ndak, nanti ke depannya kita tata. Karena bisa jadi dia (pihak ketiga) masih punya hak. PKS itu kan kerja sama antara kedua belah pihak. Kalau itu ada kesepakatan keduanya, ya sudah selesai," imbuhnya.

Baca Juga : Dewanti Deadline Bawahannya untuk Tuntaskan Proyek Pasar Besar Kota Batu

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika memang akan ada pembangunan total Pasar Besar diharapkan nantinya ada bantuan dari pemerintah pusat. "Kalau kami bangun total, kita minta mudah-mudahan ada bantuan dari pusat," terangnya.

Diketahui sebelumnya kedua belah pihak telah melakukan kajian konstruksi Pasar Besar Kota Malang yang dilakukan tim independen Institute Teknologi Surabaya (ITS).

Hal tersebut sebagai upaya pertimbangan bagi Pemkot Malang dan pihak Matahari Department Store untuk mencapai kesepakatan pasar akan dibangun ulang atau hanya pembenahan saja. Namun, hingga saat ini nampaknya final report revitalisasi Pasar Besar Kota Malang dari tim Independen ITS masih belum diketahui secara pasti.