Keikutsertaan JKN-KIS Warga Kota Malang sudah Capai 96 Persen

Jul 15, 2020 18:29
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Dina Diana Permata. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Dina Diana Permata. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menjamin pelayanan kesehatan terhadap masyarakatnya melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) membuahkan hasil.

Hal itu ditandai dengan laju pertumbuhan peserta jaminan kesehatan warga Kota Malang yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta. Dari total penduduk sebanyak 860.452 jiwa sudah tercatat 827.885 jiwa atau 96,22 yang sudah ter-cover JKN-KIS.

Kepala Badan Penyelenggra Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Malang, Dina Diana Permata menyampaikan dari jumlah yang sudah ter-cover JKN-KIS tersebut, sebanyak 223.051 jiwa merupakan peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBD.

"Capaian UHC Kota Malang 96,22 persen ini terhitung sejak 1 Mei hingga 1 Juli 2020. Sampai saat ini penambahan itu juga masih terus dilakukan," ujarnya saat ditemui Rabu (15/7/2020).

Dalam hal ini pihaknya mengapresiasi pencapaian UHC Kota Malang saat ini. Terlebih, di masa pandemi Covid-19 yang juga berdampak pada perekonomian masyarakat.

Namun, adanya jaminan kesehatan yang iurannya turut dibayarkan oleh Pemkot Malang dinilai akan sangat membantu masyarakat. Sehingga status jaminan kesehatan warganya tak mengalami kendala.

"Di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak pada turunnya perekonomian seperti ini dengan UHC maka masyarakat Kota Malang tak lagi khawatir untuk kepastian status jaminan kesehatannya," imbuhnya.

Dengan pencapaian tersebut, pihaknya berharap pelayanan kesehatan bagi warga Kota Malang akan terjamin. Di mana, peserta JKN KIS di Kota Malang juga dapat mengakses di semua fasilitas kesehatan di Kota Malang. 

Baik itu fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yaitu di 16 puskesmas, kemudian 21 dokter keluarga, 35 klinik pratama, 8 dokter gigi, serta fasilitas kesehatan tingkat Ianjutan (FKTL) yaitu 20 rumah sakit dan 4 klinik utama. 

"Semoga capaian ini menjadi semangat kami untuk terus memberikan yang pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Malang. Kami berharap masyarakat Kota Malang juga dapat memanfaatkan jaminan kesehatan ini dengan sebaik-baiknya," tandasnya. 

Topik
BPJS Kesehatan Cabang MalangDina Diana PermataPemkot MalangPeserta JKN KISWarga Kota Malangberita malang hari iniUniversal Health Coverage
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru