Salah satu petugas saat mengecek koleksi buku di perpustakaan Balai Kota Among Tani.
Salah satu petugas saat mengecek koleksi buku di perpustakaan Balai Kota Among Tani.

MALANGTIMES - Asistensi (pendampingan) tengah dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu di tengah pandemi Covid-19 kepada delapan perpustakaan sekolah di Kota Batu. Delapan perpustakaan sekolah ini dipersiapkan untuk mengejar akreditasi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada tahun 2020 ini.

Delapan perpustakaan sekolah yang saat ini diasistensi mulai dari tingkat SD, SMP, hingga MA. Yakni untuk SDN Sisir 03, SDN Tulungrejo 04, SDN Oro-Oro Ombo 02, dan SDN Junrejo 01.

Baca Juga : SMAN Taruna Nala Tetap Masuk, Siswa Jalani Karantina 14 Hari

“Untuk tingkat SMP di MTSN, SMPN 01 dan 02 Batu. Dan untuk MA di MAN Kota Batu,” ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu, Erwan Pujo Fiatno.

Ia menambahkan, delapan perpustakaan sekolah diajukan berdasarkan dengan kesiapan dalam mengelola perpustakaan di sekolah tersebut. Sehingga ke delapan perpustakaan itu tentunya sudah memenuhi prosedur persyaratan yang telah disodorkan dari dinas.

“Persyaratan itu seperti tata kelola administrasi, fasilitas penunjang, keunggulan inovasi dan sebagainya. Juga untuk jumlah minimal koleksi bacaan 1000 buku,” tambahnya.

Sedangkan untuk asistensi dilaksanakan hingga bulan Oktober mendatang. Tentunya untuk mempersiapkan sejumlah sekolah tersebut agar lebih siap.

Baca Juga : Buka MPLS, Wali Kota Malang Ingin SMAN Taruna Nala Viralkan Kedisiplinan

“Tentunya untuk delapan sekolah ini ditargetkan dapat meraih predikat dengan nilai yang maksimal. Untuk predikat akreditasi terbagi menjadi tiga, diantaranya akreditasi A atau baik sekali, B artinya baik, dan C yakni cukup,” ucapnya.

Sementara itu hingga saat ini di Kota Batu terdapat tiga perpustakaan sekolah yang memiliki predikat akreditasi kategori B. Diantaranya SDN 1 Punten, SMPN 1 Batu, dan SMAN 1 Batu.