Ustaz Abdul Somad (UAS) (Sumber foto: Tempo.co)
Ustaz Abdul Somad (UAS) (Sumber foto: Tempo.co)

MALANGTIMES - Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali membagikan kisah menarik di dalam hidupnya.  Kali ini, UAS mengaku dirinya sempat dituding sebagai anggota ISIS.  Bahkan ia sampai diusir dari pesawat yang dinaiki presiden.  

Pengalaman itu dibagikan  UAS melalui video yang diunggah di YouTube channel-nya.  Dalam video yang berjudul "Tantangan dan Peluang Dakwah: Indonesia & UAS" itu,  tampak Imam Shamsi Ali yang mendadak mengenang beberapa kejadian penolakan terhadap UAS.  

Baca Juga : Jokowi Didesak segera Copot Jabatan Erick Thohir, Ada Apa?

 

Salah satunya saat UAS hendak bertandang ke Timor Leste.   Bersama rombongan, saat itu UAS akan menghadiri undangan dari Timor Leste.  

UAS dijadwalkan akan bertemu dengan seorang uskup dan mantan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao. "Uskup sudah siap menerima, kemudian saya akan bertemu Xanana Gusmao. Semua sudah oke," ujar UAS.  

Namun, saat UAS dan rombongan tiba di bandara, mereka dicegat dan ditahan oleh petugas keamanan.  UAS lantas bertanya kepada petugas mengapa tiba-tiba ditahan.  

"Kata mereka, dua jam sebelumnya kami diberi tahu tidak boleh mengizinkan Bapak masuk," ungkap UAS menirukan ucapan si petugas.  

Ia lantas berlanjut dengan pertanyaan penahanan dirinya dan rombongan kala itu. Jawaban yang didapatkan sontak saja membuat UAS terkejut.  "Kata mereka, bapak terindikasi ISIS," cerita UAS.  

Kepada Imam Shamsi, UAS lantas mengatakan bahwa ISIS dalam benaknya merupakan orang-orang yang sangar.  Sementara ia dan rombongan saat itu terlihat jauh dari kesan sangar.  

"Dia (para petugas) sambil senyum-senyum karena dia mungkin membayangkan ISIS itu sangar sekali. Ini ISIS-nya kok lucu-lucu," sambung UAS.  

Baca Juga : Sampaikan Aspirasi Terkait RUU HIP, Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Bakal Temui MPR Sore Ini

 

Lalu, ia pun kembali lagi ke pesawat yang ditumpanginya. Namun, betapa terkejutnya, saat masuk pesawat, seorang pramugari menghampiri UAS dan meminta  turun dari pesawat.  

"Karena ada presiden di pesawat itu mau ke Jakarta. Dia tak mau satu pesawat dengan teroris," kenang UAS.   Sayangnya, UAS tak menyebutkan siapa presiden yang dimaksud.  

Sontak saja, pengalaman UAS itu membuat Imam Shamsi heran. Imam menganggap tak ada yang perlu ditakutkan dari sosok UAS.  

"Kalau ceramah lucu dan kena, pas gitu. Kenapa justru ada yang menolak sana-sini, itu di mana letaknya itu. Kenapa ada orang yang ketakutan?" ucap Shamsi.