Ilistrasi bioskop. (Foto: Thinkstock).
Ilistrasi bioskop. (Foto: Thinkstock).

MALANGTIMES - Bagi penggemar film dan bioskop mania nampaknya ini menjadi kabar yang membahagiakan. Sebab, di masa New Normal atau adaptasi tatanan kehidupan bari di tengah pandemi Covid-19 kabarnya seluruh bioskop Indonesia bakal kembali dibuka secara serentak mulai 29 Juli 2020 mendatang. Namun, bagaimana untuk di Kota Malang?

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan jika pada dasarnya kembali beroperasinya bioskop pada 29 Juli 2020 mendatang ini diperbolehkan. "Boleh, ya nanti itu sudah dibentuk verifikatornya. Verifikator pariwisata itu siapa, hiburan siapa," ujarnya.

Meski begitu, setiap pengelola bioskop harus tetap memperhatikan ketentuan dan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal simpelnya, disiplin memakai masker. 

Apalagi, bioskop merupakan tempat yang mengundang kerumunan. "Intinya kalau sudah sesuai protokol Covid-19 ya boleh (bioskop untuk beroperasional kembali)," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan pengelola bioskop jika akan beroperasi kembali. Seperti jam buka hingga sistem tempat duduk di dalam bioskop.

Yang mana, untuk jam operasi tetap dibatasi dari pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB. Selanjutnya, berkaitan dengan kebersihan dan sterilisasi bioskop harus dipastikan oleh pengelola bioskop.

Pun juga, berkaitan dengan penataan tempat duduk yang harus berjarak atau Physical Distancing. Hingga kapasitas yang juga tak diperbolehkan penuh atau 50 persen dari kapasitas total.

"Termasuk tempat duduk, nggak boleh penuh seperti sebelumnya. Harus ditata dengan kapasitas maksimal 50 persen," terangnya.

Seperti diketahui, selama kurang lebih 4 bulan bioskop memang tidak beroperasi. Namun, Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBS) memberlakukan operasional lagi mulai 29 Juli 2020.

Reopening bioskop ini didasari dengan adanya Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Serta Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 02/KB/2020 tentang Panduan Teknis Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Bidang Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif dalam Masa Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19.