Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Dalam berbagai riwayat dijelaskan, Rasulullah SAW begitu sangat dicintai umatnya. Rasulullah SAW pun seolah tak pernah segan membalas rasa cinta umat kepada dirinya.

Tentu melalui berbagai kedekatan-kedekatan yang terjalin Dan tercatat dalam sejarah. Bukan hanya kepada para sahabat, Rasulullah SAW juga menunjukkan rasa kasihnya kepada anak-anak kecil yang selalu berada di sekitarnya. Anak-anak kecil yang senantiasa melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada Rasulullah SAW.

Baca Juga : Quraish Shihab Paparkan Keindahan Rupa dan Perangai Nabi Muhammad

Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, Rasulullah SAW juga yang telah mengubah tradisi orang quraisy tentang kedudukan anak kecil. Salah satunya adalah tradisi makan bersama di satu meja makan.

Kebiasaan orang quraisy saat itu, anak-anak tidak diperkenankan makan bersama orang dewasa. Jika ada anak yang makan bersama orang dewasa, maka itu dianggap sebagai aib.

Itu sebabnya, anak-anak selalu makan setelah orangtuanya atau orang dewasa selesai menyantap makanannya. Bahkan memakan makanan sisa orangtuanya.

Namun kemudian tradisi itu diubah oleh Rasulullah SAW. Hal itu bermula ketika Rasulullah SAW dan para sahabat melakukan tradisi meminum air susu kambing secara bersama-sama usai menjalankan salat berjemaah.

Karena kebiasaan Rasulullah SAW saat itu memang meminum susu kambing setelah salat berjemaah dengan menggunakan satu wadah yang sama.

Di mana para sahabat kemudian bisa meminum susu dari wadah yang sama setelah digunakan Rasulullah SAW. Hal itu untuk meningkatkan ukhuwah.

Setiap orang yang berada dan duduk di sebelah kanan Rasulullah SAW, maka sahabat itu akan langsung menerima wadah dan meminumnya.

Baca Juga : Tak Disangka, Peraih Tiga Medali Silver WCOPA 2019 Suka Lagu Oldies

Namun suatu ketika, beberapa anak kecil saling berebut untuk duduk di sebelah kanan Rasulullah SAW. Anak-anak tersebut ingin meminum susu kayaknya orang dewasa bersama Rasulullah SAW.

Seketika anak-anak tersebut mendapat teguran dari para sahabat dan orang dewasa. Namun seketika pula Rasulullah SAW meminta agar para sahabat membiarkan anak-anak tersebut duduk di sampingnya.

Sembari bergurau, Rasulullah SAW pun berkata kepada anak-anak tersebut, "Wahai pejuang-pejuang Islam, maukah kalian jika saya memberikan susu ini kepada orang-orang tua itu dulu?,".

Kemudian anak-anak itu menjawab, "Tidak ya Rasulullah SAW,". Suasana pun menjadi sangat cair. Hingga akhirnya Rasulullah SAW memberikan wadah berisi susu kambing itu ke arah kanan seperti biasa, dan diterima anak-anak yang duduk di sebelah kanan Rasulullah SAW.