Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Salah satu unsur pimpinan BRI Kantor Wilayah Malang telah dikonfirmasi terjangkit covid-19. Sebelumnya, salah satu unsur pimpinan Kanwil BRI Malang tersebut bertatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan meninggal dunia.

Hasil swab dari salah satu unsur pimpinan BRI Kanwil Malang itu keluar beberapa saat setelah yang bersangkutan meninggal dunia, dan dinyatakan positif.

Baca Juga : 30 Karyawan BRI Kanwil Malang Dikabarkan Positif Covid-19, Sutiaji: Bisa Iya, Bisa Tidak

Meski begitu, layanan di Kantor Cabang BRI Kanca Malang Martadinata yang memang sebelumnya berada satu gedung dengan Kantor Wilayah BRI Malang tetap dibuka.

Hanya saja, layanan dilaksanakan di gedung lama atau gedung di sebelah selatan. Sedangkan gedung baru di sebelah utara yang juga menjadi Kantor Kanwil BRI Malang ditutup total dan dilaksanakan sterilisasi.

"Kami sebelumnya hanya menempati lantai satu saja. Lantai dua untuk Kanwil," kata Pemimpin Cabang BRI Kanca Malang Martadinata, Muhammad Zulham Salahuddin, Rabu (8/7/2020).

Zulham menjelaskan, gedung sebelah utara memang harus ditutup untuk dilakukan sterilisasi. Sehingga, semua layanan dipindah ke sisi selatan. Sebelumnya, gedung sisi selatan itu digunakan untuk kredit pegawai dan kredit pensiunan.

"Sekarang kami pakai untuk operasional kami seperti biasanya," katanya.

Lantaran telah memakai gedung di sisi selatan, maka semua layanan tetap dilaksanakan seperti biasa. CS hingga teller tetap buka seperti biasa. Sehingga, nasabah bisa membuka rekening baru hingga mengganti kartu ATM. Termasuk layanan tarik tunai Dan lain sebagaimana tetap dijalankan.

"Kami mulai pindah ke gedung selatan ini sejak Senin (6/7/2020)," tambahnya .

Baca Juga : Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pelayanan Puskesmas Dilengkapi Pembatas

Lebih jauh Zulham menjelaskan jika selama ini layanan telah menggunakan protokol kesehatan. Setiap nasabah atau tamu yang hendak masuk harus menggunakan masker. Jika tak memiliki masker telah disediakan oleh pihak BRI.

Selanjutnya, harus diukur menggunakan thermogun. Suhu tubuh maksimal adalah 37.5 derajat celcius. Nasabah dan tamu juga wajib mencuci tangan di wastafel yang telah disiapkan di depan gedung.

"Di dalam pun kami pastikan aman. Karena kami juga ada batas pelindung dari mika jadi baik CS atau teller kami pun memakai face shield dan masker," pungkasnya.