Karyawan BRI Malang Terjangkit Covid-19, Jadi Klaster Baru?

Jul 08, 2020 14:31
BRI Kanwil Malang di Jl Laks Martadinata. (Hendra Saputra/MalangTIMES).
BRI Kanwil Malang di Jl Laks Martadinata. (Hendra Saputra/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Meski belum ada kepastian jika kabar yang beredar mengenai 30 karyawan BRI Kanwil Malang teejangkit Covid-19, namun hal itu bisa jadi membuat keresahan bagi publik.

Sebab jika memang benar, hal ini bukan tidak mungkin akan menjadi klaster penyebaran yang baru. Hingga kemarin, data yang telah terkonfirmasi oleh Gugus Satgas Covid-19 Kota Malang, baru ada 2 orang yang terkonfirmasi positif dari hasil swab.

Baca Juga : 30 Karyawan BRI Kanwil Malang Dikabarkan Positif Covid-19, Sutiaji: Bisa Iya, Bisa Tidak

Yakni proses swab dari PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang meninggal dunia sebelumnya, dan dari hasil swab tahap pertama terhadap karyawan BRI Kanwil Malang.

Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif menyatakan pihaknya masih terus berupaya untuk mengklarifikasi apakah ada penambahan pasien positif Covid-19 dari karyawan perbankan tersebut.

"Ada yang sudah terlaporkan tapi kita belum memverifikasi, dan belum mengklarifikasi. Jadi laporan dari humas BRI ini nanti perlu kita klarifikasi lagi kepada rumah sakit pemeriksa PCR-swab nya. Karena ini masih kita konfirmasi ulang," ujarnya saat dihubungi Rabu (8/7/2020).

Data yang terlaporkan tersebut, dikatakan Husnul ada sebanyak 18 orang. Namun, kepastian jumlah tersebut apakah terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak masih dilakukan verifikasi kepada rumah sakit yang menangani.

Yakni, dari pihak National Hospital Surabaya yang melakukan uji laboratorium swab dari karyawan BRI Kanwil Malang. Serta pihak Rumah Sakit Persada yang diminta untuk pengambilan spesimen swab-nya.

"Ada sekitar 18, sementara yang disampaikan oleh Humas BRI. Tapi kita butuh klarifikasi untuk jumlah yang disampaikan itu. Masih kita klarifikasi (apakah positif Covid-19 atau tidak), karena kita Satgas dan Dinas Kesehatan belum mendapatkan klarifikasi hasil pemeriksaan swab dari National Hospital maupun dari Persada," imbuhnya.

Baca Juga : Benarkah Ibu Hamil Rentan Tertular Covid-19? Ini yang Harus Diperhatikan

Karenanya, apakah dengan adanya kasus baru ini juga akan menjadikan klaster penyebaran Covid-19 yang baru pula, tim Satgas masih belum bisa memberikan kepastiannya. Sebab, harus ada data yang tepat dan bukti riil dari jumlah kasus yang masih dalam tahap verifikasi saat ini.

"Kita belum tahu (klaster baru atau tidak). Belum ada data riil dan belum ada bukti penunjangnya," ungkapnya.

Hingga saat ini dijelaskannya, untuk pasien yang meninggal dunia dari karyawan BRI Kanwil Malang baru masuk di data Gugus Satgas 1 orang. Namun, ia tak menampik jika ada laporan yang masuk ada 1 pasien lagi.

"Kalau yang masuk ke Satgas kemarin itu 1, kalau laporan ada 2 yang meninggal dunia. Itu nanti kita cek lagi. Yang sudah masuk di satgas 1 itu merupakan PDP meninggal di bulan Juni sekitar tanggal 26, di rawat di rumah sakit Hermina," pungkasnya.

Topik
karyawan BRI terjangkit covid 19klaster covid 19BRI Kanwil MalangBRI MalangDinkes Kota Malangdr Husnul Muarifberita malang hari ini

Berita Lainnya

Berita

Terbaru