Peta sebaran covid-19 di Provinsi Jatim (Foto : Instagram Pemerintah Provinsi Jatim)
Peta sebaran covid-19 di Provinsi Jatim (Foto : Instagram Pemerintah Provinsi Jatim)

MALANGTIMES - Kasus covid-19 di Kabupaten Malang terus tak kunjung menunjukkakn tren penurunan. Karena itu, berbagai cara untuk menekan penyebaran pun dilakukan Pemkab Malang. 

Salah satunya dengan berkampanye selalu bahagia. Hal itu juga yang dilakukan oleh Bupati Malang, HM Sanusi. Sanusi meminta kepada warganya untuk tidak lupa bahagia. Menurutnya, dengan bahagia maka bisa meningkatkan imun bagi seseorang agar terhindar dari virus covid-19. 

Baca Juga : Kerap Episentrum Gempa, Kabupaten Malang Tanam 4 Alat Deteksi Dini Bencana

”Mereka (warga, red) jangan dibebani, dengan covid-19 ini terus menderita, sedih, takut. Tapi saat ini sudah ada yang mulai bergembira, dengan kita bahagia imun kita kuat, itu mulai kita sosialisasikan dalam (masa transisi, red) new normal life ini. Sehingga nanti ketika normal kembali, kita sudah siap untuk hidup layak di masyarakat,” ungkap Sanusi saat ditemui awak media di sela-sela agenda peninjauan kampung tangguh di Kecamatan Karangploso, Selasa (7/7/2020). 

Selain meminta warganya untuk bahagia, Sanusi juga menekankan akan pentingnya keberadaan kampung tangguh. ”Ya pertama itu kampung tangguh diharapkan tangguh secara kesehatan, di mana masyarakat dan warganya tidak ada yang terserang covid-19. Caranya dengan melaksanakan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan,” sambung Sanusi. 

Poin selanjutnya, masih menurut Sanusi, dengan adanya kampung tangguh pihaknya juga berharap agar ketahanan pangan di tengah masyarakat juga bisa lebih tangguh. 

Sebagai contoh, orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Malang ini juga mengapresiasi salah satu Kampung Tangguh yang ada di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso yang ditinjau oleh rombongan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Malang hari ini (Selasa 7/7/2020).

”Yang kedua tangguh pangan, di mana masyarakat harus terus berbudi daya pangan. Seperti yang kita lihat di Desa ngenep ini, mereka (warga, red) gigih sekali. Walaupun di masa pandemi itu tetep tanam padi, produksinya bagus, dan kita saksikan bersama panen tebu, tomatnya juga bagus, sayurnya bagus semua,” puji Sanusi. 

Selain memastikan ketahanan pangan dan ekonomi terus berjalan, Bupati Malang juga memastikan jika dengan adanya ratusan kampung tangguh yang tersebar di Kabupaten Malang, bisa menjamin sektor keamanan. 

Baca Juga : Forkopimda Kabupaten Malang: Gus Wachid Ulama Perangkul Seluruh Lapisan Masyarakat

”Tangguh keamanan ada siskampling, sehingga keamanan terjamin. Tidak ada pencurian, tidak ada kekerasan di desa itu,” pungkasnya. 

Sebagai informasi, berdasarkan data terbaru yang dihimpun Pemprov Jatim, Kabupaten Malang masih menduduki posisi ke-6 se Jatim sebagai wilayah penyebaran covid-19 terbanyak di Jatim. 

Hingga kemarin (Senin 6/7/2020) malam tercatat ada 278 kasus. Dimana 82 pasien diantaranya dinyatakan sembuh, dan 23 pasien lainnya meninggal dunia.