Penutupan Jalan Raya Darmo
Penutupan Jalan Raya Darmo

MALANGTIMES - Kasus Covid-19 di Kota Surabaya menunjukkan pertumbuhan angka yang serius. Dengan pertambahan rata-rata 100 kasus baru setiap harinya kini kasus sudah di angka 6.198 kasus.

Dari ribuan kasus tersebut tercatat sudah ada 482 kasus meninggal. Sedangkan yang sembuh juga banyak hingga 2.791 orang.

Baca Juga : Tambah 17 Pasien, Kasus Positif Covid-19 di Kota Malang Tembus Angka 234

Dengan banyaknya kasus penambahan di Kota Pahlawan ini, khusus untuk Kota Surabaya jumlahnya melebihi tingkat provinsi. Sebut saja di Provinsi Jateng dengan 4.293 kasus dan Jabar dengan 3.374 kasus.

Akibat belum terkendalinya kasus Covid-19 di Surabaya ini Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Jatim kembali mengambil kebijakan di Kota Surabaya. Yaitu dengan melakukan penutupan pada beberapa ruas jalan di tengah Kota Surabaya.

Jalan yang ditutup yakni Jalan Tunjungan, Jalan Raya Darmo dan Jalan Pandegiling. Penutupan dilakukan mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Khusus Sabtu serta Minggu hingga sampai 12.00 WIB.

"Untuk mengurangi mobilisasi masyarakat yang tidak pada tempatnya. Seperti sepedaan dengan begitu banyak massa, tak disiplin protokol kesehatan dan kalau memang ada niat olahraga ada harinya, bukan pada malam hari seperti ini," ujar Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Irsyansyah saat memimpin penutupan jalan, Sabtu (4/7/2020) pagi dini hari.

Widodo melanjutkan, pihaknya masih melihat penumpukan masa di sepanjang jalan yang ditutup. "Ini belum melakukan potokol kesehatan diantaranya tak pakai masker, tak ambil jarak dan sebagainya," tegasnya.

Baca Juga : Angka Kasus Covid-19 Meroket, Bupati Sanusi Akhirnya Gandeng 4 PT

Menurutnya lagi, ini adalah upaya kesepakatan bersama yang sudah digelar di Kodam V Brawijaya sebelumnya. "Mulai malam ini dilakukan penutupan di beberapa jalan tanpa harus mengurangi perekonomian," tuturnya.

Widodo menambahkan semua ini dilakukan karena ada target dari Presiden RI Joko Widodo agar kasus Covid-19 di Jatim, khususnya Surabaya Raya bisa turun secara drastis. "Salah satu point adalah itu," imbuh jenderal bintang dua ini.