Anggota Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji. (Foto:Istimewa).
Anggota Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji. (Foto:Istimewa).

MALANGTIMES - Penghargaan predikat WTP (wajar tanpa pengecualian) yang diraih Pemerintan Kota (Pemkot) Malang baru-baru ini mendapat perhatian dari legislatif. Apalagi, predikat WTP yang diterima Pemkot Kota Malang untuk Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah sembilan kali diraih secara berturut-turut.

Anggota Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji menyampaikan apresiasinya atas predikat yang dicapai Pemkot Malang tersebut. Namun, ia mengharapkan penghargaan itu tak membuat Pemkot Malang cepat puas dalam mengelola program yang telah disiapkan selama ini.

"Kami berharap penghargaan ini tidak membuat puas walaupun Kota Malang sudah 9 kali berturut-turut menerimanya. Tetapi menjadi pemicu semangat untuk lebih baik," ujarnya.

Bayu menilai, BPK telah menentukan diraihnya penghargaan bagi setiap pemda sesuai dengan empat kriteria khusus. Yakni, standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

Karena itu,  diraihnya WTP bagi Kota Malang dianggap akan lebih ideal jika berbanding lurus dengan capaian kinerja pemkot. Sehingga, masyarakat bisa ikut andil merasakan capaian tersebut. "Dalam hal ini muaranya adalah mempercepat pembangunan daerah sehingga masyarakat Kota Malang dapat segera merasakan hasil pembangunan tersebut," imbuhnya.

Pria yang juga anggota Fraksi PKS DPRD Kota Malang ini menyebut, pengelolaan anggaran yang baik tidak bisa jika hanya diukur dari laporan keuangan untuk memperoleh opini WTP. Tetapi, bagaimana anggaran yang ada manfaatnya juga bisa dirasakan masyarakat Kota Malang.

"Jadi, capaian WTP harus berbanding lurus dengan apa yang dirasakan masyarakat. Penghargaan adalah bonus. Yang paling utama adalah kesejahteraan masyarakat," ungkap Bayu.

Bayu meminta program pembangunan yang telah dirancang untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat diharapkan bisa tercapai seiring dengan penghargaan WTP yang telah diraih Kota Malang.

"Apalagi dengan APBD yang besar. Sudah sewajarnya bisa dirasakan masyarakat. Suksesnya pembangunan itu adalah bagaimana masyarakat merasa aman, nyaman, dan kesejahteraannya meningkat. Ini yang kami harapkan bisa tercapai dan sejalan dengan diraihnya penghargaan WTP," tandasnya.