Bersepeda (Foto:  Cycling Weekly)
Bersepeda (Foto: Cycling Weekly)

MALANGTIMES - Pemilik sepeda dihebohkan dengan isu akan dikenakan pajak saat gowes atau berkendara menggunakan sepeda.  

Terkait isu tersebut, pihak Kementerian Perhubungan ikut angkat bicara. Melalui Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub, Budi Setiyadi memberikan bantahan.  

Baca Juga : Viral Video Jokowi Marah-marah kepada Para Menteri, Disebut Bisa Jadi Pengalihan Isu RUU

Budi Setiyadi mengaku jika pihaknya tidak membicarakan terkait ide atau usulan pajak sepeda.  

"Tidak berbicara bahkan mengkaji tentang pajak sepeda," ujar Budi melalui keterangannya.  

Dikatakan Budi, justru pihak Kemenhub mendorong pengguna sepeda untuk mendapat perlindungan dan kemudahan dalam beraktivitas.  

Lebih lanjut Budi mengemukakan jika penggunaan sepeda perlu diatur mengingat kegiatan bersepeda yang saat ini semakin marak di tengah pandemi Covid-19.  

Peraturan yang dimaksud yakni menyangkut aspek keselamatan. Dijelaskan terdapat pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, sepeda termasuk dalam kategori kendaraan tidak bermotor yang digerakkan oleh manusia.

Baca Juga : Blak-blakan Jabatan Komut vs Gubernur, Ahok: Gaji Komisaris Besar tapi Enak Jadi Gubernur

Oleh sebab itu, tatacara penggunaan sepeda bisa dilakukan dengan peraturan daerah. Namun saat ini dijelaskan Budi, Kemenhub juga melakukan diskusi bersama beberapa pihak terkait kemungkinan untuk merancang peraturan menteri mengenai keselamatan pengguna sepeda.  

"Masih didiskusikan untuk merancang peraturan menteri mengani keselamatan bagi pesepeda," papar Budi.  

Peraturan itu meliputi tentang tata cara penggunaan pada siang dan malam hari, rombongan atau konvoi serta jalur khusus untuk sepeda.