Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Banyaknya warga yang tak patuh terhadap protokol kesehatan masih menjadi perhatian Pemerintah Kota Malang. Karena meski telah dilakukan sosilisasi dan diperingatkan beberapa kali, sebagian warga masih tak mengindahkan aturan yang ada.

Larangan yang paling banyak dilanggar di antaranya adalah tidak mengenakan masker saat di luar ruangan dan selalu berkerumun. Padahal dalam aturan dan pedoman hidup new normal dijelaskan jika selama pandemi masyarakat semestinya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga : Viral, KTP Warga Sawojajar Ditahan 14 Hari, Ini Penjelasan Kasatpol PP Kota Malang

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, sanksi dan pedoman hidup di era new normal telah ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Malang Nomor 19 Tahun 2020 tentang Pedoman Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019.

Sanksi yang tertera di dalamnya berupa teguran lisan, teguran tertulis, pembubaran massa, penyitaan Kartu Tanda Penduduk (KTP), penutupan lembaga atau instansi selama 14 hari, hingga pencabutan izin sesuai dengan kewarganegaraan.

"Kalau masih saja bandel, saya rasa masyarakat bisa memberikan sanksi sosial," jelasnya.

Sutiaji menjelaskan, sanksi sosial tersebut sepenuhnya menjadi hak warga untuk memutuskan. Diharapkan, masyarakat akan lebih jera dan tak lagi melakukan pelanggaran serta melaksanakan protokol kesehatan. Karena saat ini memang dalam masa pandemi covid-19.

"Semisal disuruh bersihkan atau ngepel Masjid atau lain sebagainya. Sepenuhnya bentuk sanksi biar masyarakat sendiri yang menetapkan," imbuhnya.

Baca Juga : Beredar Video Diduga Karyawan Maskapai Penerbangan Kena PHK, Pihak Lion Air Buka Suara!

Dia juga menekankan jika kedisiplinan sangat penting selama pandemi covid-19 ini. Masyarakat harus saling memahami dan bersama-sama memutus rantai persebaran virus yang menyerang organ pernapasan tersebut.

"Karena bukan tak mungkin mereka yang nggak disiplin itu akan memberi klaster baru," pungkasnya.