Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) beri pengarahan di Kantor Kelurahan Kiduldalem Kecamatan Klojen, Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) beri pengarahan di Kantor Kelurahan Kiduldalem Kecamatan Klojen, Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Sebagian besar warga Kota Malang yang terkonfirmasi ataupun terindikasi covid-19 memilih melakukan isolasi mandiri. Mereka diwajibkan untuk tetap bertahan di dalam rumah dan tak melakukan aktivitas apapun di luar rumah untuk sementara waktu.

Untuk mengantisipasi itu, beberapa wilayah kelurahan pun telah bersiap. Salah satunya melalui kampung tangguh dengan lumbung pangannya. Selain itu, warga sekitar rumah keluarga yang melakukan karantina mandiri pun memilih untuk melakukan iuran dan memberi bantuan kepada keluarga yang tak bisa beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga : Beri Support, Wali Kota Malang Sutiaji Kunjungi Remaja Terkonfirmasi Positif Covid-19

Salah satunya seperti yang terjadi di kawasan Kelurahan Kiduldalem. Di mana warganya memilih untuk saling bahu membahu memberikan bantuan kepada keluarga yang melakukan karantina mandiri. Namun meski begitu, warga mengharapkan agar ada tali asih dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk membantu keluarga yang karantina mandiri.

Hal itu disampaikan warga dalam dialog bersama Wali Kota Malang yang dilaksanakan di Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin(29/6/2020). Warga berharap agar bantuan berupa sembako diberikan untuk seluruh keluarga yang melakukan karantina mandiri. Pasalnya mereka memang tak beraktivitas di luar rumah.

Menanggapi itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, mekanisme penyaluran bantuan khusus bagi warga yang melakukan karantina mandiri memang tak diambilkan dari APBD Kota Malang. Melainkan berasal dari bantuan yang diberikan pihak swasta selama pandemi covid-19.

"Dan bantuannya sampai sekarang terus disalurkan. Bantuan yang ada masih cukup untuk diberikan kepada masyarakat," katanya.

Selama ini, pemberian bantuan menurutnya langsung diserahkan kepada pihak kelurahan. Dengan adanya permintaan bantuan yang disampaikan warga tersebut, maka dia meminta agar bantuan juga dilakukan pendataan langsung dengan melibatkan RT dan RW setempat.

Baca Juga : Selain Klaster Keluarga, Kasus Baru Juga Jadi Sebab Lonjakan Covid-19 di Kota Malang

"Supaya Pak RW tahu, maka Lurah supaya memberitahukan bantuan yang diberikan," imbuhnya.

Dia pun berharap, masyarakat terus meningkatkan kebersamaan selama pandemo covid-19 ini. Diantaranya dengan saling membantu satu sama lain juga petugas yang ada di lapangan. Selanjutnya agar selalu berkoordinasi dengan puskesmas dan tim kesehatan terkait.

"Sekarang juga sudah ada keterlibatan dari perguruan tinggi, maka proses tracking diharapkan untuk bisa berlangsung lebih cepat," tambahnya.