Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (baju batik) saat berkunjung ke Kantor Diskominfo Kota Malang, Jumat (26/6) (Foto: Humas Pemkot Malang).
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (baju batik) saat berkunjung ke Kantor Diskominfo Kota Malang, Jumat (26/6) (Foto: Humas Pemkot Malang).

MALANGTIMES - Pandemi Covid-19 yang tak kunjung menemui ujungnya nampaknya memang belum betul-betul dianggap sebagai suatu kewaspadaan bagi masyarakat tanah air.

Metode-metode pencegahan penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan mulai dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), physical distancing dalam berkegiatan, hingga hal simple penggunaan masker masih dinilai banyak yang abai.

Dalam hal ini, penggunaan masker saat beraktivitas yang terus digencarkan pemerintah sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19 masih banyak diabaikan oleh masyarakat tanah air, termasuk di Kota Malang.

Karenanya, menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan berbagai upaya untuk terus mengkampanyekan disiplin penggunaan masker pada masyarakat di Kota Malang.

Salah satu yang akan digagas yakni menggerakkan kampanye pencegahan Covid-19 dengan menggaet influencer dan komunitas-komunitas kreatif digital.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan untuk memantapkan program tersebut Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang diminta untuk mewadahi hal itu.

Yaitu dengan menggelar audiensi atau workshop terkait program-program yang akan dirumuskan dalam kampanye pencegahan Covid-19. Sehingga program kampanye tersebut bisa tepat sasaran dengan strategi yang tepat pula.



"Pembuatan film pendek atau melakukan kampanye dengan menggunakan mobil siar atau radio-radio harus dilakukan segera. Poin utamanya adalah membuat Kota Malang menjadi zona hijau kembali," ujarnya, saat mengunjungi kantor Diskominfo Kota Malang, Jumat (26/6/2020).

Apalagi, saat ini berdasarkan penelitian yang dilakukan Pemprov Jawa Timur banyak pasien yang rentan terjangkit Covid-19 justru di bawah usia 49 tahun ataupun generasi muda.

"Hal tersebut disebabkan karena masyarakat banyak yang tidak disiplin menggunakan masker," terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Diskominfo Kota Malang, Erik Setyo Santoso menjelaskan bahwa apa yang menjadi perhatian dari Pemkot Malang saat ini akan meningkatkan motivasi kerja bagi seluruh karyawan yang ada. 

"Banyak ide segar yang disampaikan pada kami oleh Bapak Wawali. Hal tersebut akan menjadi perhatian kami dan segera kami tindaklanjuti," ungkapnya.