Berstatus Mal Tangguh, Pusat Perbelanjaan Ini Masih Dapat Kritik Polisi

Jun 23, 2020 15:27
Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata saat melihat salah satu tenan di Matos (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata saat melihat salah satu tenan di Matos (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kawasan Tangguh Semeru di Kota Malang semakin bertambah. Hari ini, dua pusat perbelanjaan di Kota Malang dikukuhkan jadi mal tangguh. Dua mal tersebut yakni Matos di Jalan Veteran dan MOG di Jalan Kawi.

Namun meski ditetapkan jadi kawasan mal tangguh karena telah memenuhi protokol kesehatan, baik penyediaan sarana dan prasarana, masih terdapat kekurangan dalam hal penyediaan peralatan pencegahan covid-19. Salah satunya di Matos.

Baca Juga : Tagana Kota Malang Lakukan Monitoring Kampung Topeng Desaku Menanti

"Dari pantauan, over all sudah bagus dan memenuhi. Ada toilet khusus anak, ada ruang perawatan, ada fasilitas amah difabel, laktasi di area mal. Ini nilai plus," ungkap  Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, Selasa (23/6/2020).

Namun, pria dengan pangkat  tiga melati di pundaknya tersebut memberikan tambahan agar pihak manajemen Matos ataupun tenan menyediakan face shield bagi para pegawainya.

Menurut kapolresta, penggunaan face shield akan menambah perlindungan bagi para pegawai mal maupun pegawai tenan dari penularan covid-19. Sebab, virus tersebut bisa menyebar masuk ke tubuh manusia melalui hidung, telinga, dan mata.

"Ini perlu disosialisasikan bahwa face shield juga penting. Face shield ini akan memberikan perlindungan, protektif yang sangat tepat bagi tenan maupun para pegawai," ucap Leonardus.

Bukan hanya itu. Mantan kapolres Batu tersebut juga memberikan saran kepada pihak manajemen mal untuk memberikan petunjuk arah atau pengaturan alur bagi para customer masuk maupun keluar  sehingga tak bertemu pada satu titik.

Baca Juga : Wujudkan Kota Batu Zona Hijau, Dewanti Kerahkan TNI/Polri di Tempat Umum

"Penggunaan tanda atau lambang panah. Ini digunakan sebagai penunjuk arah bagi customer saat masuk ke mal. Sehingga dengan penunjuk itu customer tidak bertemu pada satu titik  saat masuk maupun keluar," kata dia.

 

Topik
Berita MalangMall TangguhKampung Tangguh SemeruMatosMOGPenggunaan sarung tangan dan face shield

Berita Lainnya

Berita

Terbaru