Justin Bieber (Foto:  The Guardian)
Justin Bieber (Foto: The Guardian)

MALANGTIMES - Publik dihebohkan dengan pengakuan dua perempuan yang mengaku menjadi korban pelecehan oleh penyanyi Justin Bieber.  

Berawal dari seorang perempuan yang mengaku bernama Danielle mengungkap peristiwa itu di Twitter.

Baca Juga : Keke Bukan Boneka Trending YouTube, Lagu Baru Kekeyi Diduga Plagiat

 

Danielle mengatakan jika peristiwa itu terjadi ketika Justin masih berpacaran dengan Selena Gomez.  

Dalam cuitannya, Danielle mengaku bertemu Justin di sebuah acara tertutup yang digelar oleh Scooter Braun di Austin, Texas.  

Diceritakannya jika ada seorang pria yang tiba-tiba datang kepadanya.  

Lantas pria itu bertanya apakah ingin bertemu dengan Justin.  

Perempuan itu lantas mengklaim jika ia dan temannya diajak Justin ke Hotel Four Season.  

Di situlah Justin dituding melakukan pelecehan seksual dengan mencium mereka tanpa izin dan melakukan hal-hal intim.  

Selain Danielle, muncul juga akun Twitter yang mengaku telah diperkosa Justin pada 2015.  

Peristiwa itu diduga terjadi saat meet and greet dengan Justin.  

 

 

Seakan tak terima dengan rumor panas yang muncul, Justin pun langsung buka suara.  

Ia memberikan klarifikasi terkait berita yang beredar di luar sana melalui akun twitter resminya @justinbieber pada Senin (22/6/2020).  

Baca Juga : Agama hingga Prosesi Pemakaman Didi Kempot Kembali Diwarnai Hoaks, Keluarga Angkat Bicara

 

"Rumor adalah rumor, tapi pelecehan seksual adalah sesuatu yang tak bisa dibiarkan. Aku ingin langsung bicara, tapi untuk menghormati korban yang berurusan dengan masalah ini sehari-hari, aku ingin mengumpulkan bukti sebelum memberikan pernyataan," ungkap Justin.  

Namun, menurut Justin, isu yang beredar itu merupakan isu lama yang diambil dari artikel 2014 lalu.  

"Artikel dari tahun 2014 ini berbicara tentang Selena berada di sana bersama saya," tulis Justin di Twitternya.

 

 

Lebih lanjut Justin mengatakan jika masalah seksual ini harus dianggap serius.  

Hal itulah yang menjadi alasan untuk Justin memberikan klarifikasi.  

"Semua klaim soal pelecehan seksual harus dianggap serius dan itulah kenapa responsku dibutuhkan. Namun cerita ini sangat tidak mungkin terjadi, itulah kenapa aku bekerja sama dengan Twitter dan pihak berwajib untuk membawa kasus ini ke ranah hukum," pungkasnya.