Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang M. Nor Muhlas. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang M. Nor Muhlas. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Bocornya pipa PDAM Kota Malang atau Perumda Tugu Tirta di daerah Pulungdowo, Tumpang, Kabupaten Malang, sempat menyebabkan krisis air berkepanjangan.

Namun, kini pipa yang bocor tersebut telah selesai diperbaiki meski memakan waktu yang cukup lama.

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang M. Nor Muhlas menyampaikan masyarakat Kota Malang bagian timur atau wilayah Kecamatan Kedungkandang yang sempat terkena dampak akibat bocornya pipa tersebut kini sudah bisa menikmati aliran air bersih. "Alhamdulillah sudah selesai semua. Pipa baru ini sudah mengalir semua," ujarnya.

Muhlas menyebut, pipa baru tersebut merupakan bantuan dari Kementerian PUPR yang dibangun sepanjang 4 kilometer mulai dari wilayah Desa Pulungdowo hingga Desa Kidal, Tumpang.

Muhlas berharap pembangunan pipa baru bisa dilanjutkan sepanjang 15 kilometer. Pasalnya, pipa lama yang menyebabkan kebocoran memanjang hingga ke wilayah Simpar sampai ke Buring.

"Kami realistis saja mau dibantu untuk prioritas yang paling rawan. Meskipun belum bisa aman. Kalau mau aman, kami mintanya diganti semua, 15 kilometer itu. Saat ini yang dibantu baru 4 kilometer," ucapnya.

Harapan untuk perbaikan pipa bisa diperpanjang itu karena pipa lama yang dirasa masih cukup riskan. Apalagi belum lama ini di wilayah yang sama, kejadian pipa jebol kembali terjadi.

"Memang yang dikhawatirkan itu kalau ada pecah pipa lagi. Kan yang pecah kemarin itu pipa yang lama. Dan saat ini yang dibantu hanya sepanjang 4 kilometer. Tidak seluruhnya. Harapan kami, seandainya dibantu dan diganti semua oleh pusat, nanti juga akan disambung dengan layanan lainnya," tandas Muhlas.