Kapolresta Malang Kota saat me-launching kampung tangguh di Vila Bukit Tidar. (Ist)
Kapolresta Malang Kota saat me-launching kampung tangguh di Vila Bukit Tidar. (Ist)

MALANGTIMES - Lokasi tangguh di Kota Malang bukan hanya kampung-kampung, pusat perbelanjaan, dan asrama polisi (aspol). Dalam melawan covid-19 serta menyambut new normal life, kawasan-kawasan industri, seperti pabrik rokok, tak ketinggalan bakal juga di-launching menjadi lokasi industri tangguh.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan, kawasan industri direncanakan juga akan menjadi kawasan tangguh dalam melawan covid-19 dan menyambut new normal life.

Baca Juga : Klaster Singosari Sebabkan Jumlah Pasien Covid-19 di Malang Meningkat Jadi 119

"Sebelumnya ada juga pondok pesantren yang kami launching juga menjadi ponpes tangguh. Dan rencananya besok (15/6/2020), akan ada sebuah pabrik rokok yang kami launching jadi Industri tangguh," ucapnya Minggu (14/6/2020)

Industri, terlebih lagi sebuah parbik rokok, tentunya mempunyai banyak karyawan yang berasal dari berbagai daerah. Dari situ, potensi atau kerentanan dalam penyebaran sebuah virus bisa saja terjadi.

Sehingga, melihat kerentanan tersebut, untuk segala sektor serta semua lokasi yang banyak mengumpulkan massa, perlu adanya pendisiplinan dengan menjadikan lokasi tersebut sebagai lokasi tangguh.

"Makanya pada masa transisi ini, segala sektor harus dikuatkan untuk bisa tertib menyiapkan segala sesuatu  fasilitas yang berkaitan dengan protokol kesehatan," ujar Leonardus.

Baca Juga : Hindari Antrean, Polres Batu Jemput Bola Pelayanan SIM di Kampung Tangguh

Sementara itu, di-launching-nya lokasi industri menjadi industri tangguh akan menambah jumlah lokasi tangguh di Kota Malang yang siap melawan covid-19.  Sampai saat ini, jumlah lokasi tangguh yang telah di-launching mencapai 84.

"Dengan banyaknya lokasi tangguh yang di-launching, tentunya diharapkan akan semakin membuat masyarakat siap menyambut new normal hingga  pandemi ini berakhir. Kedisiplinan saat ini menjadi obat covid 19," pungkas kapolresta.