Truk gandeng pengangkut tebu dengan tujuan PG Krebet Bululawang mengalami kerusakan mesin, mengakibatkan kemacetan cukup panjang, Senin (8/6/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Truk gandeng pengangkut tebu dengan tujuan PG Krebet Bululawang mengalami kerusakan mesin, mengakibatkan kemacetan cukup panjang, Senin (8/6/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

MALANGTIMES - Jalan raya Surabaya-Malang di kawasan Lawang mendadak macet panjang, Senin (8/6/2020) siang.  Gara-garanya, truk gandeng yang mengangkut tebu mengalami kerusakan mesin di persimpangan exit tol Lawang.

Truk itu mogok di tengah jalan. Akibatnya, kemacetan panjang dari arah utara terjadi. Kemacetan bahkan mencapai  satu kilometer hingga wisata petik madu Lawang.

Baca Juga : PSBB Selesai, Pos Penjagaan di Kota Malang Ini Masih Dipertahankan

Aiptu Zulhardi, anggota lantas yang bertugas di pos exit tol Lawang, mengatakan truk yang dikendarai Muhtarom dengan nomor polisi AG-8200-US itu mengalami kerusakan mesin, tepatnya pada dinamo.

"Ini mesinnya mati. Ini masih dicek orang bengkel. Tadi dicek lagi, nggak bisa hidup. Ternyata dinamonya terbakar," ungkapnya. 

Truk tersebut akan menuju Pabrik Gula (PG) Krebet di Bululawang. 

Rencananya, truk gandeng tersebut akan segera dievakuasi dengan kendaraan yang memiliki beban kurang lebih sama dengan kendaraan itu. Apalagi, kemacetan bertambah panjang. 

"Mungkin akan kami tarik supaya jalan bisa lancar. Akan kami  pinggirkan di  sebelah sana (pinggir jalan yang lebar). Masih usaha untuk cari (kendaraan yang menderek). Ini kan bebannya berat. Otomatis yang narik kan juga bebannya harus berat," ucap Zulhardi.