Ilustrasi ayam. (Foto: ayamkita.com)
Ilustrasi ayam. (Foto: ayamkita.com)

MALANGTIMES - Ayam broiler atau dikenal dengan ayam pedaging dikembangbiakan untuk diambil dagingnya untuk diolah. Oleh karena itu, dalam pemeliharaannya, peternak menitikberatkan pada kualitas daging. Sayangnya, kualitas daging dapat berkurang seiring dengan processing (pengolahan) dan umur simpan.

Nah, salah satu cara untuk menghambat penurunan kualitas adalah menambahkan antioksidan saat processing. Atau dengan memaksimalkan produksi daging melalui pemberian pakan ternak yang juga berkualitas.

Baca Juga : BI Malang Prediksi Tekanan Inflasi Mereda Juni 2020

"Pemberian pakan tambahan berupa bayam dan kunyit memiliki manfaat fungsional yang dapat meningkatkan kualitas daging," ujar Alvina Dyah Arumsari berdasarkan penelitiannya berjudul "Effect of Encapsulated Spinach Leaf (Spinaciaoleracea) and Turmeric (Curcuma longa) Powder on the Meat Quality of Broiler Chicken."

Akan tetapi, penambahan bahan fungsional dari kunyit dan bayam tidak optimal apabila langsung dicampurkan dalam pakan. Menurut Alvina, bahan fungsional tersebut tidak dapat berperan dengan baik jika langsung diberikan dalam bentuk kasar seperti bayam atau kunyit yang digiling, hal tersebut juga dapat menghilangkan manfaat fungsionalnya.

"Oleh karena itu, agar dapat melindungi manfaat fungsionalnya perlu adanya enkapsulasi sebelum diaplikasikan pada pakan ternak," timpalnya.

Dijelaskan, mahasiswi Program Pascasarjana Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (PPS Fapet UB) yang sedang menempuh program Joint-Degree di National Pingtung University of Science and Technology (NPUST) ini, enkapsulasi merupakan teknologi yang dapat menciptakan partikel berbentuk kapsul dengan bahan pelapis dan inti.

"Bahan fungsional seperti bayam dan kunyit diproses menjadi bubuk dan dilanjutkan dengan pelapisan dalam bentuk kapsul dan diberikan ke ayam," paparnya.

Baca Juga : Kelompok Transportasi Sumbang Inflasi Tertinggi Kota Malang

Bersama dosen pembimbing dari NPUST, Dr. Chih-Ming Chen dan Dr. Fu-Yuan Cheng melalui penelitian tersebut, Alvina memperoleh juara I dalam ajang Novus International Graduate Scholarsip (NGS) belum lama ini.