Proses evakuasi korban oleh tim medis RSUD Jombang dengan mengenakan APD. (Istimewa)
Proses evakuasi korban oleh tim medis RSUD Jombang dengan mengenakan APD. (Istimewa)

MALANGTIMES - Seorang pengendara motor di Jombang meninggal dunia tergeletak di pinggir jalan. Korban meninggal setelah terjatuh saat mengendarai kendaraannya. Diduga, korban meninggal akibat serangan jantung.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, pada Jumat (5/6). Korban diketahui bernama Haryogo Budi Setiawan (59), warga Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota malang.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Bertambah Lagi, Hari Ini Tercatat Ada 5 Orang

Menurut keterangan warga sekitar, Desen Rahmat, korban yang mengendarai Honda Vario bernopol  N 5743 EEV melaju dari arah barat ke timur atau dari makam pahlawan ke simpang empat tugu. Tiba di lokasi, kendaraan korban terlihat oleng dan akhirnya terjatuh di sisi utara jalan.

"Dari arah barat itu , korban sudah oleng, bahkan sudah mepet ke pinggir jalan. Saat di TKP, korban langsung banting setir dan terjatuh dari motornya," ujarnya di lokasi kejadian.

Melihat kejadian tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi langsung berlarian mendekati korban. Sayangnya, warga yang datang tidak berani memberikan pertolongan karena khawatir covid-19.

"Saat korban tergeletak, tidak ada yang berani menolong, khawatir terpapar virus corona," tandasnya.

Peristiwa tersebut lantas dilaporkan warga ke pihak kepolisian. Sejurus kemudian, anggota Unit Laka Satlantas Polres Jombang langsung datang ke TKP bersama anggota Polsek Jombang dan tim identifikasi Polres Jombang langsung melakukan olah TKP.

Untuk mengevakuasi korban, polisi melibatkan petugas medis dari RSUD Jombang. Petugas medis yang mengenakan APD lengkap langsung mengevakuasinya menggunakan mobil patroli polisi ke rumah sakit.

Baca Juga : Bikin Heboh, Pria Asal Sukun Loncat dari Jembatan

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman mengatakan, korban diduga mengalami serangan jantung saat berkendara. Dari hasil olah TKP, korban sudah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat dilakukan pemeriksaan di RSUD Jombang, tim medis menemukan obat jantung di dalam tas korban. Obat yang ditemukan itu disimpulkan bahwa korban menderita sakit jantung.

"Korban kami duga mengalami serangan jantung. Menurut petugas kamar jenazah, ditemukan obat untuk penyakit jantung," pungkasnya.