Adik Kim Jong Un, Kim Yo-jong (Foto:   Hops.ID)
Adik Kim Jong Un, Kim Yo-jong (Foto: Hops.ID)

MALANGTIMES - Polemik Korea Utara dan Korea Selatan kini  telah memasuki babak baru.  

Diketahui, adik dari Presiden Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo-jong telah memberi ancaman ke Korea Selatan.  

Kim Yo-jong kabarnya telah memperingatkan akan membatalkan perjanjian pengurangan ketegangan militer.  

Selain itu, wanita yang menjabat sebagai Wakil Direktur Departemen Pertama Komite Sentral Partai Buruh Korut ini akan menutup proyek kawasan industru bersama.  

Dikutip melalui laman The Korea Herald dari Yonhapp, ini karena Seoul tak menghentikan gerakan pembelot anti-Pyongyang.  

Bahkan para pemberontak Korut disebut terus mengirim selebaran anti pemerintahan Kim Jong Un.  

"Pihak berwenang di Korsel akan dipaksa membayar mahal, jika mereka membiarkan situasi ini berlanjut sambil membuat banyak alasan," ujar Kim Yo-jong.  

"Jika mereka (Korsel) gagal mengambil langkah yang sesuai untuk tindakan tidak masuk akal ini, mereka harus bersiap dengan kemungkinan penarikan penuh (Korut) dari Kawasan Industri Kaseong atau membatalkan perjanjian di bidang militer Utara-Selatan." lanjut Kim Yo-jung seperti yang disiarkan Berita Pusat Korea (KCNA).  

Bahkan, Kim Yo-jung menyebut pembelot Pyongyang sebagai 'sampah'. 

Lebih lanjut, ia meminta agar Korsel segera mengambil tindakan khusu dan tak berlindung pada frase 'kebebasan berekspresi'.  

"Jika benar-benar menghargai perjanjian Utara-Selatan dan memiliki keinginan untuk mengimplementasikannya secara utuh, mereka harus membersihkan "sampah" sebelum dengan sembarangan meniup trompet ke para pendukungnya," tambahnya.  

Tak menjadi hal baru,h ini terjadi karena diketahui Korut dan Korsel memang memiliki sejarah perselisihan yang panjang.  

Kali ini kedua negara itu telah berselisih karena terlibat ketegangan di perbatasan.